Minggu, 04 September 2011

surat kepada kinasih


kepadamu kinasih, nama yang selalu ingin kusebut, surat yg kutulis dengan debar dan tangan yang gemetar. selalu begini, aku tak pernah benar-benar bisa melupakanmu. mungkin aku harus menjurai cerita hati tentang hari-hari bersama yang pernah kita miliki. tentang perasaan yang sama yang pernah kita miliki. apakah ini berarti rindu sudah mengakar dihati kita ?


aaarrrghhh...rasanya aku tak butuh jawabmu. cukuplah aku rasakan sebagai suatu hal yang mampu membuat aku bahagia.
yang aku rasa, waktu terlalu sempit untuk kita saling mencintai, dan Tuhan begitu tergesa-gesa menamatkan waktu untuk kita sekedar saling mencinta. Tuhan terlalu cepat membangunkan kita dari tidur dan mimpi indah ini...aaaarrrggghhh.
begitupun, merasakanmu ada dan selalu bersama, meski ini tak pernah nyata, meski itu cuma maia...sudah cukup membuat aku bahagia, sungguh...

dan tahukah kamu, ketika aku berpura-pura melupakanmu hanya membuat kepalaku makin fasih mengingatmu,
kinasih... tahukah kamu, rindu membuat segalanya menjadi sulit, menghimpitmu di satu titik yang berjarak, hingga akhirnya terbenam dalam kekosongan....aku kosong tanpamu,kini.
aku hanya bisa berterima kasih kepada Tuhan yang telah menulis cerita hidupku, menyisipkan namamu di dalamnya, kini aku tak pernah berhenti membacanya.
membaca namamu, kinasih.

kinasih, selamat malam...genggam rinduku ,mulai malam ini :)


***

0 komentar: