
selalu begini yang aku rasakan,
setiap kali hujan
aku menatap jendela dengan rindu membuncah
tenggelam, lalu melayang dalam deja vu
aku genggam jemari hujan,
mula-mula merintik
membentuk rinai semacam tirai
membentur tanah,lalu melebat
cipratkan kenangan akanmu
menguarkan aroma tanah basah
menimbulkan getaran swara yang menentramkan
melarutkan rinduku akanmu dalam nada nadanya
hujan,
aku mencintaimu
sebagaimana aku (selalu) merindukanmu
*
I owe this pict
*
0 komentar:
Poskan Komentar