Minggu, 18 Maret 2012

dan kau tahu itu





bukankah pernah aku ceritakan kepadamu. tentang satu hari saat senja tembaga dan aku menunggumu datang.
ada yang hilang dari jiwaku, semacam perasaan ajaib saat mengingatmu. saat aku ingin menjauh, meski aku tahu ini tak mudah

bukankah pernah aku ceritakan kepadamu, satu episode saat ada satu rasa yang tak mungkin aku tampik.
aku begitu sayang kepadamu, dan kau tahu itu.
aku begitu nisbi tanpamu, dan kau tahu itu
aku ini debu tanpamu, dan kau tahu itu
apakah aku harus bercerita lagi tentang ini,
tentang rasa kehilangan akanmu
kinasih,
seperti inikah rasanya takut (akan) kehilanganmu
aku bersiap untuk itu,
apapun
rasa rindu ini seperti udara dingin, ketika malam semakin larut akan semakin menusuk
begitulah
belum lagi kehilangan, aku sudah begitu rindu kepadamu


*
to my sista, Shita
thx for all about inspiration :)

*

I owe this pict from Gamba :)

Sabtu, 17 Maret 2012

pulang





berjalan dalam sepi malam,
aku terperangkap dalam ingatan,
tentang dirimu
tentang sebuah hari ketika pelangi itu hadir
dan mewarnai hidupku

ah, kutepuk pipi sendiri

bangun,
engkau sedang bermimpi
mimpi tentang helai pelangi
yang tak akan pernah menjadi milikmu
meski warnanya telah bersenyawa dengan hatimu

pulang sekarang,
dan temui langit tembaga
yang sekian lama menunggumu pulang

pulang

*

all about both of U, S & P
bersiaplah menyambut kepulangan itu
meski ada banyak pekerjaan rumah yang harus kalian selesaikan
berdua

*

Jumat, 17 Februari 2012

ketika kita bertemu :)



senja ini, bukan senja valentine seperti yang kalian pikirkan. tapi hatiku begitu tersentuh oleh sebuah pertemuan. bagaikan mimpi-mimpiku selama ini, senja basah, suasana temaram yang tak hening benar, kehadiranmu dan sebatang cokelat itu.
ah, aku bukan lagi perempuan muda yang mendamba cokelat sebagai tanda kasih sayang...hanya kehadiranmu yang membuat aku yakin, engkau ada...nyata dan bukan fatamorgana.
cinta kecilmu yang sederhana, mewarnai setiap jengkal cerita hidupku, dan meyakini bahwa ini memang suratan. kita bertemu, lalu saling menyayangi, menemukan ada sekian banyak kesamaan, merasa nyaman ketika saling berbagi. aku rasa itu sudah lebih dari cukup bukan ?
ketika kita sepakat untuk berjalan bersisian, dan menemukan bahwa kehadiran kita nyata saling melengkapi...apa yang kurang dari hidup kita, terlengkapi oleh kehadiranmu. begitulah menurut aku.


awesome! I feel loved already!
a bunch of thanks to U
thanks for colouring my life
thanks for everything
thanks to be my D :)

Senin, 13 Februari 2012

peluk aku,Tuhan




selamat malam, Tuhan
Kau ciptakan senja agar aku tahu ada pagi dan siangMu
Kau ciptakan suka agar aku mengingat adanya duka
Kau ciptakan cinta yang indah agar aku bisa merasakan apa yang namanya kecewa
Kau ciptakan ragu agar aku bisa menimbang semua keputusanku
Kau ciptakan rindu agar aku tahu waktu kapan kami bertemu
Kau ciptakan semua yang bisa Kau adakan untuk aku syukuri, apapun itu
dan kini, Kau ciptakan pelukanMu
agar aku merasakan betapa besar cintaMu kepada aku
peluk aku, Tuhan
aku rindu kepadaMu

*

pict taken from here

Jumat, 10 Februari 2012

saling






ternyata,
bahagia itu tidak rumit
begitu sederhana
sesederhana aku yang merindumu
dan engkau yang merindukan aku
lalu kita bertemu,
berpelukan lama
saling menatap
lalu menghadirkan debar-debar yang tak biasa
bahagia itu sederhana saja
ketika kita melakukan hal-hal kecil bersama
berbagi, berempati
dan menyadari bahwa
tiba tiba, aku takut kehilanganmu

*

pict by gamba

*

Sabtu, 04 Februari 2012

dengarkan bisikan hujan


hari ini hujan membisikkan kepadaku
ada cinta kecilmu yang membuat aku belajar banyak hal
ada cinta bersahajamu yang membuat aku paham
bahwa hidup ini berwarna
sejak bersamamu
hari ini aku lebih mengerti
mengapa ada perasaan indah ini setiap kali memikirkanmu
dan tersadar ketika membayangkan hadirmu meski cuma imaji,
sudah membuat aku bahagia
bahkan hanya dengan memandangi tirai hujan yang sama-sama kita cinta,
tiba-tiba aku merasa engkau ada didekatku,
memelukku,
menciumi jemariku,
mengelus rambutku,
mencium puncak kepalaku,
mengecup pucuk hidungku,
lalu kau sentuh hatiku penuh cinta
meski itu cuma bayangan...
ingin membalasmu, meski hanya dalam bayangku
ah,
sepertinya rasa rindu yang aku kirimkan tak pernah sampai padamu,
dia telanjur jatuh dijalan,
bersama rintik hujan
coba dengarkan bisikan hujan senja ini,
dengarkan pesanku
aku rindu padamu

*
Ps. :
dan aku yakin, kita masih sama-sama mencintai hujan bukan, D ?
aku merindukan saat kita bergenggaman tangan dibawah guyuran hujan,
katakan , adakah yang lebih indah dari itu ?




*

pict taken from here

Jumat, 27 Januari 2012

bahagia itu menular :)




Tadinya saya gak percaya ketika ada seorang teman yang bilang kalau rasa bahagia itu bisa menular. Halah...kok kayak penyakit kulit saja...menular :p
Logikanya begini, saat kita merasakan ketidakbahagiaan apalagi ketika kita mendramatisir rasa tidak bahagia menjadi perilaku galau maka hal itu juga akan dirasakan oleh orang-orang di sekitar kita, sehingga pada akhirnya mereka akan terkontaminasi rasa tidak bahagia yang sedang kita rasakan.
Mau bukti ? coba deh, coba saja ya....jika kita punya hobi mengeluh ( apa ini bisa disebut hobi ya ? tau ah...gelap :p ) atau kebiasaan semacam itulah, serba tak puas dengan keadaan dan kenyataan, intinya itu...maka efeknya akan tercermin pada wajah dan sikap tubuh kita. Efeknya lagi , orang-orang yang tertarik untuk mendekat dan terlibat interaksi intens dengan orang yang seperti ini pastilah orang-orang yang mempunyai hobi dan kebiasaan yang sama...suka ngedumel, suka berkeluh kesah, suka sambat , tidak pernah merasa puas dalam keadaan apapun, sudah merasa paling bener sendiri...ujung-ujungnya saya suka menyebut mereka sebagai manusia yg egois...hedeeeh...:( lha maunya enak sendiri...:).
Tapi bener kan hasil investigasi saya dan teman saya ini ? hi hi hi...investigasi iseng saja sih...
Nah, sebaliknya rasa bahagia yang kita rasakan juga punya potensi menular kepada orang-orang yang berinteraksi dengan kita. Bukan cuma teman-teman yang berinteraksi di dunia nyata, bahkan orang-orang yg terhubung dengan kita di situs dan jejaring sosial...kalau yang ini sudah dibuktikan dengan sebuah penelitian yang sahih. :)
Halah...lha ini kok jadi nggladrah ya, dimulai dari rasa nggak nyaman setiap kali membaca status beberapa teman di Fb yang setiap kali update kok nadanya mengeluh karena berbagai macam sebab. Penginnya sih mengusulkan kepada teman-teman itu, mbok ya daripada waktu dan energi terbuang habis untuk curhat keluh kesah nan galau yang kadang memancing emosi para komentator :p kenapa tidak kita buat saja diri kita bahagia dengan kedaan kita. Anggaplah kita sedang menjalani suatu proses game , mendapati suatu keadaan terbaik dari kondisi yang terburuk sekalipun.

Bahagia itu bisa diciptakan, kata teman saya lagi. Misalnya dengan melakukan hal-hal menarik. Memikirkan hal-hal yang positif dan menyenangkan. Tersenyum (sudah selalu saya lakukan). Tertawa...bahkan kalau perlu mentertawakan diri sendiri, kebodohan kita, kekonyolan kita...Bahagia itu saat kita menjadi diri sendiri, memerdekakan hati, kata teman saya lagi yang kemudian saya amini :).
Jadi. Jika kemudian orang-orang yang tadinya selalu berpikiran negatif kemudian menjadi tertular rasa bahagia kita sehingga berubah menjadi lebih menyenangkan daripada sebelumnya, anggap saja itu bonus . Betul tidak ?

ps :
obrolan jagongan ngalor ngidul bersama sohibku Denok
thx ya Nok..:) *

pict taken from here