Kamis, 01 Oktober 2009

Lebaran kali ini...

Foto bersama lebaran pertama tanpa Mbah Uti dan Mbah Yut

Lebaran kali ini, adalah lebaran pertama tanpa kehadiran MbahUti dan MbahYut yang kami cintai... Beliau-beliau ini dipanggil menghadapNya secara beruntun...tiga bulan sebelum lebaran datang tahun ini... Kami sedih dan merasakan sangat kehilangan, tentu...
Tapi tentu juga tak ada pilihan kecuali melepas Beliau dengan ikhlas, berharap khusnul khotimah...

Seperti halnya lebaran tahun lalu, saya yang anak tunggal dalam keluarga ini tentunya tak punya pilihan selain berlebaran bersama seluruh keluarga besar suami yang 8 bersaudara ini... Prosesi berlebaran Nglano Big Family dimulai dari H-1, yaitu pertemuan keluarga dalam formasi kumplit, 8 keluarga putra-putri..
Tahun ini, dalemBadran menjadi ajang pertemuan pada malam hari lebaran... Seperti biasanya, acaranya ya ngumpul untuk sekedar arisan keluarga, baik para orang tua maupun para cucu.. Dari sepasang biang ( Mbah Kung dan Mbah Uti ) kini telah 'berkembang' menjadi 8 keluarga dan 19 orang cucu... Tentu saja suasana menjadi riuh dengan adanya sekian banyak kepala di dalemBadran yang hangat ini... Acara arisan diselipi sedikit pitutur dari Mbah Kung, yang entah karena tak kuasa menahan haru dan rasa kehilangan akan Mbah uti terpaksa diwakilkan kepada Pakdhe Widodo... Sungguh, kami semua menjadi terbawa harunya Mbah Kung... Terdengar isak tangis kecil dari setiap sudut ruangan...tak kuasa menahan kenangan dengan MbahUti....

Setelah kelar acara formal, maka dilanjut buka bersama terakhir tahun ini...semua menyerbu hidangan sederhana yang saya siapkan... Suasana kembali ramai dan hangat... Selanjutnya adalah shalat Maghrib berjamaah dilanjutkan dengan takbiran... Suasana menjadi syahdu penuh keharuan, bersyukur masih bertemu dan menghabiskan Ramadhan tahun ini bersama seluruh keluarga... Berharap, tahun depan kita semua masih bertemu bulan Ramadhan lagi...

Esoknya, setelah shalat Ied dirumah masing-masing, kamipun kembali berkumpul...Kali ini dirumah Mbah Kung, di dalemNglano.. Acara pertama dan utama adalah...sungkeman..., kali ini kembali suasana haru benar-benar tak terbendung... Benar-benar ini lebaran paling sedih yang kami semua sama rasakan...teringat MbahUti dan MbahYut yang tahun lalu masih bersama kami...hkhkhk...

Setelah prosesi sungkeman dilanjut prosesi yang ditunggu-tunggu oleh para anak dan keponakan... Apalagi kalau bukan acara 'dum-dum' alias bagi-bagi angpao... Dimulai dari MbahKung, yang kali ini kembali tak sanggup membagikan sendiri karena masih teringat kehadiran MbahUti tahun kemaren yang masih sempat mendampingi beliau membagikan rejeki buat para cucu...kali ini Mbah Kung meminta saya dan Pakdhe Kop untuk membagikan amplop beliau... Dilanjutkan beranting dari Pakdhe nomer 1 sampai Om yang nomer 8, maka ratalah sudah acara 'dum-dum' dilakukan.. Wah, nampak wajah berbinar ceria dari para anak dan keponakan dengan dompet baru yang penuh uang recehan baru...Oh...oh...oh...jadi kepengin jadi anak-anak lagi deeh...

Begitulah, dari tahun ke tahun, acara lebaran kami memang tak banyak berubah formatnya...Tapi yang jelas, kehangatan dan keguyuban kami dalam berkerabat makin bertambah dekat... Kepergian Mbah Uti dan Mbah Yut tahun ini saja yang membuatnya sedikit berbeda


Nyekar ke makam Mbah Uti


Bersama sepupu di makam Mbah Uti

Lakone bersama komendan KGB, Mbak Ning

Pakdhe Yan bersama ponakan brondong...dilatar belakang adalah koleksi terbaru Nglano Big Fam, namanya MasvinJannata...Ganteng ya calon brondong yang satu itu...



Lakone bersama sebagian ipar yang KGB(Keluarga Gendut Bahagia)



Dua Pakdhe tengah merasai semilir angin di gubug pencengnya dalemBadran

Pakdhe Kop sedang menghibur para keponakan dengan permainan angklungnya...


Para cucu perempuan yang wajahnya setype...mirip-mirip dan manis-manis yaaa...?



Karin dan aizs bersama para sepupu...



4 komentar:

Hamster Copo mengatakan...

waduuh..banyak banget cucunya yaa??secara 18 gitu lhoo,,pantesan waktu dipoto kook kayak rayap 'ngerumpel'..bener bener keluarga besar niih

Oia sekalian aku mau ngucapin minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin mbak,,salam buat keluarga besarnya yaa..oia enggak lupa juja buat aisz dan karin hihihi

Sekar Lawu mengatakan...

@Hamster Copo:
sama -sama ya Mas Hamster...
Ralat, bukan 18 tapi 19 cucu...hehehe...

Salam kembali dari Karin dan Aizs...

Ernut mengatakan...

di KGB kwe calon ketua ya? perlu suksesi to biasane?

Sekar Lawu mengatakan...

@ernut:
tombok 50 emoh dadi kumendan...qiqiqi