Selasa, 29 Desember 2009

rindu kepada rinduku



mungkin aku yang terlalu cepat merasa
suatu angan yang kuduga
juga kau punya
ingin rasanya memendamnya
dalam-dalam disudut hati
tapi terasa gerah disini
betapa melelahkan
sangat

mungkin aku yang terlalu cepat merasa
suatu rasa yang kupunya
tapi entah padamu
hari ini kucoba tembangkan
sebuah kidung
yang (mungkin) kau suka

ah,

biarkan aku jujur kali ini
aku rindu senyummu
aku rindu swaramu
tapi bukan wujudmu




pict by : AJP

13 komentar:

isti mengatakan...

gini deh kalo mulai ngomentari puisi..suka mudeng..hehe...nice poem

Sekar Lawu mengatakan...

@isti:
Thx ya Jeng sudah mampir...salam kenal...

ellysuryani mengatakan...

Saya juga sedang rindu mbak, rindu pada kerinduan saya yang dulu. Puisi indah ini mengingatkan saya pada hal tsb.

Sekar Lawu mengatakan...

@Ayuk Elly:
Kadang kita belajar bahwa satu ketika bahkan kerinduan itu hilang dari sisi hati kita...
Sehingga timbullah kerinduan akan rasa rindu itu sendiri...

Laras N Shafira mengatakan...

bunda juga sedang rinduu... tp susah banget ya untuk jujur...kalau kita itu rinduu

Hany Von Gillern mengatakan...

bagus tampilan blog barunya mbak Ayik, seger banget warnanya. Mbak Ayik pinter juga ya nulis puisi.

Sekar Lawu mengatakan...

@mbakLaras:
sejujurnya saya paling susah jujur kalau harus mengakui bahwa saya sedang merindu...jadi, buat saja media paling aman mengungkap rindu ya puisi seperti ini....

dan susahnya, tidak semua orang bisa mengapresisasi rindu saya yang saya kirim lewat puisi begini...

hahaha...ngak papa kan Mbak, yang penting kan usaha...

Thx sudah mampir Mbak, salam kenal...

Sekar Lawu mengatakan...

@MBak Hani:
Terima kasih Mbak, sesudah hampir 2 tahun, ini kali pertama layout blog saya ganti...kebetulan saya lagi jatuh cinta kepada foto sun flower diatas...keren ya Mbak...

Mengenai puisi...ini cuma iseng2 saja kok Mbak...lha saya pengin bikin craft kayak yang Mbak Hani bikin tapi gak punya bakat dan nggak punya skill... Thx, blognya Mbak Hani banyak menginspirasi saya...

Sekar Lawu mengatakan...

@Laras:
Ohohoh...ternyata Laras ini putrinya Bunda Rierie toh...okelah kalau begitu...salam saya untuk Bunda ya...semoga selalu dikuatkan dan sukses...

dyahsuminar mengatakan...

saya rindu cucu...
ternyata ketemu 10 hari tidak cukup...he..he..malah kangen.
btw...rasa rindu,bahagia,sedih...ini deretan bahan untuk membuat puisi yang baik ya ? bunda mau coba ah...

Sekar Lawu mengatakan...

@Bunda DS:
begitulah Bunda, perasaan kita apapun itu seringkali menjadi inspirasi untuk membuat sebuah puisi...seperti rindu, cinta bahkan benci....lha wong puisi ini kan sebenar2nya kata hati...
BUkan begitu, Bun...?
I mizz U, Bun...

kenny mengatakan...

kerinduanku dah terbalaskan mbak, stl sebulan kutinggalkan dia sendiri :D

met taon baru juga mbak, smoga semuanya menjadi lebih baik dari th yg sdh kita lewati.

Sekar Lawu mengatakan...

@mBAK kENNY:
Jadi Mas samurai gak ikutan mudik yaa...pantes yang ada kok cuma foto kriwils 'n the gank