Jumat, 19 September 2008

Kedhisikan den baguS


Alkisah tadi pagi dalam acara sahur dot kom, yang mana si Bapak sudah berringan hati membelikan request kami berupa aneka hidangan dari resto Padang di tengah kota...maka sebelum berangkat tidur, dengan tujuan supaya tak kesusu si Ibu sudah melakukan persiapan. (kayaknya niat banget mau nelat sahur neh...) yaitu dengan meletakken itu aneka hidangan- macem rendang limpa,rendang otak dan kikil, tak lupa daun singkong plus sambel hejonya-kedalam masing-masing mangkuk saji diatas meja makan kami...
Nah ketika kami terbangun untuk sahur, kamsudnya langsung ajah menothol itu menu, secara hari ini cuapek sekalee...,tapi apa yang terjadi sodara-sodara ? Tudung sajinya sih masih dalam keadaan utuh tak bergeser, namun sepotong limpa telah lenyap dari haribaan sang mangkuknya...dengan meninggalkan ceceran kuah rendang disana-sini, di place mat,di taplak meja, dilantai sekitar kursi makan si Aizs...Oh..No...
Karena sudah dilarang suudhon, maka acara makan sahur akan segera dimulai,
Bapak : Lhoh, limpane kok kelong (berkurang)?
Ibu : Tak kira Bapak yang dhahar...
Bapak: Nggak tuh...
Karin : Aku juga nggak, Bu
YangTi: Eyang sudah nyirik santen2an...
Aizs : Ingat, aku belum doyan pedhes...
5 kepala,5 mulut, teriak bareng : Berarti....tikuss...!

Maka, langsung hilanglah selera makan sahur pagi itu. Bagaimana tidak, membayangkan sang Den bagus mengobok-obok mangkuk sayur kami untuk mendapatkan sekerat limpa...kontan aku sisihkan semua hidangan andalan kuliner padang itu...untung masih ada sisa sup sosis yang lagi diangetin YangTi.
Akhirnya, pagi tadi kami sahur dengan Sup sosis dan dadar telur anget-anget, seadanya tapi cukup murakabi. Alhamdulillah.
Sungguh, yang namanya denBagus, kesannya ningrat dan bangsawan, ternyata syungguh tak sopan kelakuannya....

Liding dongeng:
Jangan letakken hidangan dalam posisi standby dimeja makan bila akan ditinggalkan dalam waktu lama, lebih baik disimpan dalam posisi siap diangetin (seperti kebiasaanmu,Yik) diwadahnya, atau masukkan ke lemari thotholan (seperti kebiasaanmu,Yik) yang tertutup rapat.
Sungguh kejadian diluar kebiasaan yang menimbulken efek luar biasa...

3 komentar:

Ernut mengatakan...

nderek prihatin mbakyu...syungguh tragis...nasib si denbagus...(kok cuma dapat limpa..khan supmya juga seger...)

Anonim mengatakan...

lha tikus kok jenenge apik tenan tho mbak ? :D

dulu mbak di rumahku, dah tak kasih tutup anyaman2 tuh di setiap ventilasinya , eh ... masih digrogoti tikus, ngeriiii, jadi salah satunya ya tak pelihara tuh kucing , wuiiih ... aku kok jadi kebayang tikus2 yg gede2 itu ya mbak

Sekar Lawu mengatakan...

@ely, tikus ningrat mbak ningrat..an...yen ora dijenengi apik pasti makin nakal yak...aku suka kaget-kaget kalau ketemu tikus-tikus dirumah, rasanya mata si tikus itu melotot kearahkau serasa mau berkata "siapa lo?"

@ernut, denbaguse paling pas emang dilawan si KG yak ? but, KG ne sapa...?