Selasa, 26 Juli 2011

terima kasih untuk sudah selalu ada untukku, sob :)





seorang sahabat tiba2 datang padaku dan mengatakan , " Hi...Apa kamu tidak cape' berpura-pura tegar ? Sini, aku pinjamkan dada untuk kamu bersandar, atau mungkin tangan untuk sebuah pelukan ? "...ah betapa ademnya hati ini kala mendengar ada seseorang yang begitu care kepada kita, disaat kita memang sedang membutuhkan seseorang untuk bersandar dan bercerita, mencari kemungkinan solusi dari permasalahan yang sedang kita hadapi...alangkah indahnya hidup bila kita bisa selalu berbagi.

tapi sayangnya, tak semua hal bisa kita bagikan kepada orang lain even itu adalah seseorang yang sudah kita klaim dan mengklaim dirinya sebagai seorang sahabat. aw..aw..kesalahan bukan ada dipihakmu, sob...mungkin aku yang tak pernah benar-benar bisa berbagi rasa...terkadang aku merasa sudah cukup kuat menyimpannya saja dalam benakku dan tak hendak membagikannya kepadamu. karena itulah engkau kemudian menganggapku sebagai orang yang tegar. arrrggghhhh......
bagiku ketika permasalahan itu menggulat hati, dan aku nampak tak bergeming, bukan berarti lantas aku tak galau, ...jujur...terkadang aku sedih , tapi aku selalu mencari jalanku sendiri, belajar dari orang lain yang mempunyai permasalahan yang sama, belajar menjadi lebih bijak menyikapi hidup. belajar berempati, belajar bertahan ditengah kondisi badai tak bertepi...pelan pelan aku mencari solusi, pelan tapi pasti dan aku yakin semua akan selesai pada waktunya.
aku percaya takdir, aku juga meyakini Tuhan tak akan diam melihat aku...aku percaya, tangan Tuhan selalu menggengam tanganku dan menunjukkan arah yang baik untuk aku...aku percaya itu.

keberadaanmu sob, sudah cukup membuat aku merasa tenang, merasa ada seseorang yang selalu ada saat aku butuhkan sehingga aku tak perlu merasa sendiri. merasa hangat saat aku membeku. merasa ada seseorang yang selalu peduli dan melindungiku. merasakan pelukanmu yang bersahabat meski hanya dalam imaji saja.
terima kasih untuk tidak selalu bertanya, " ada apa ? ", " mengapa ? ", " diakah yang membuatmu begini ? "...terima kasih untuk sudah cukup membuatku nyaman dengan sikap mengertimu yang tak perlu membuat aku terbebani, terima kasih untuk sudah selalu menyapaku setiap pagi :) terima kasih untuk sudah selalu ada, terima kasih untuk semuanya.

sekarang, malam ini, aku butuh pelukanmu, sob...peluk hatiku dengan hatimu.. *peluk erat-erat...hugs *

*

Friendship is a real gift. It’s given with no expectations and no gratitude is necessary.
thx to AK, KH, MHK, DE :)

*

Kamis, 14 Juli 2011

but


You may have someone in your life, dream, head and heart,
but remember, I'm your someone when you have no one

*
I owe this pict

*

Rabu, 13 Juli 2011

karena engkau







karena engkau begitu berarti,
jejak yang kau tinggalkan begitu dalam mengendap,
membuat aku tenggelam dalam misteri cintamu
kita mengendap-endap dalam diam
berpelukan dengan sepi
memagut senja temaram yang menghalangi
aku dan dirimu seperti tengah diayun sangsi
ahhhhhh,
kau buat aku bergeming dengan cemburu tak berkesudahan
kau buat aku diam dalam ketidakpastian,
garis hidup yang begitu jelas tercermin,
tak lantas membuat kita surut
kekasih, kinasih...
marilah bersama sama kita putar kumparan waktu ini,
agar kita bisa saling merasuk,
menyatukan hati untuk sebuah ilusi panjang
meski tak harus bersama dalam raga,
aku percaya...cinta kecil kita akan tetap terjaga
karena kita yakin, mencintai dan dicintai adalah pilihan
dan kita memilih untuk mencintai
meski tak harus memiliki
dan hari ini
lihatlah aku,
ada garis senyum dihatiku...
itu untuk kebahagiaanmu


*

I owe this pict
little things - I lup U too

*



*

letter to my Bap

dear Bap,
a great many thanks for all you have done
without you my life would not have begun
U have been there when I most needed you
U have helped to guide me my whole life through
we have shared both the good times and the bad but
most of all, thank you for being my dad
I love you, Bap

*
I owe this pict


cintaku untukmu, Bap

cintaku tak bertepi untukmu,
seperti cinta mentari kepada pagi,
seperti cinta bulan kala memeluk malam
cintaku tak bertepi untukmu,
meski kini kau jauh
...
kubayangkan lenganmu memeluk bahuku
dan jemarimu mengusap lembut anak rambutku
kupeluk erat engkau seperti malam itu,
aku cinta padamu, Bap
aku rindu...



Selamat ulang tahun, Bap
13 Juli 1938


*

Rabu, 06 Juli 2011

:)




to the world U may be just one person, but to one person U may be the world

keep touch and smile ,
always loving to be your bestfriend even only in your dream :)


*
I owe this pic

*

Sabtu, 02 Juli 2011

senja dan diam




senja itu, aku duduk berhadapan denganmu. secangkir kopi hitam pesananmu dan secangkir lagi teh tawar panas untuk aku. tak banyak yang ingin kita bicarakan, selain pembicaraan dalam diam...

ah, sudah begitu lama kita begini, bahkan waktu seperti bergulir mengalir tak terhitung betapa panjang sepi tercipta...kita, aku dan dirimu, selalu bicara dalam diam begini.
senja itu, kita duduk berhadapan, bahkan tak lagi saling menatap, hal yang aku tak bisa mengingat lagi kapan terakhir kali kita pernah melakukannya pada suatu senja basah...mungkin empat atau lima tahun lalu.

senja itu ketika jemari hujan menyentuh bahu kita yang mengeras, dingin menerpa menunggu dekapan yang menghangatkan...tapi kita tahu, bahwa itu hampir mustahil.
aku dan dirimu sudah sekeras batu, bahkan ketika kita tak lagi punya daya...

mengapa harus kau tanyakan kepada senja kapan beku ini mencair, mengapa tak kau cari tahu saja mengapa kita bersama membeku , mengapa tak kau cari tahu akan daya apa yang mampu membuat kita mencair dan menghangat kembali, seperti dulu...seperti ketika kita bersama mengawalinya pada suatu jejak bulan juli sekian puluh tahun yang lalu.

pada sebuah senja, aku ingin kembali kepada 18 juli saat kau cium punggung tanganku, kau dekap aku utuh, kau bisikkan cerita tentang rumah putih kita yang sederhana, tentang angsa yang akan menjaga halaman rumah kita yang bersahaja.
tapi aku terhempas pada senja ketika aku mendapati kita...berbicara dalam diam


*

draft ini aku simpan dalam hati, aku simpan untuk 18 julimu nanti
I miss that moment, Dhe

*

Rabu, 29 Juni 2011

angels , I'm proud of U




dear angels,
malam ini mungkin adalah malam yang sungguh mendebarkan buat ibu, malam puncak galau ibu.... malam ketika kita bersama2 menanti kabar baik yang kita harapkan. setelah 2 minggu yang lalu kita dilegakan atas pengumuman PSDB di RSBI SMANSAKRA , lalu malam ini Alloh seperti memanjakan kita dengan pengumuman SNMPTN...
ibu dan bapak lega dan bangga pada kalian berdua, anak2 yang selalu menjadi 'gadhangan' kami...alhamdulillah...Alloh selalu mendengar doa kita.

angels, bidadari2ku...
terima kasih sudah menunjukkan kesungguhan kalian dengan usaha yang maksimal dan tidak main-main....malam ini telah kita buktikan bahwa bila kita punya niat dan usaha, Tuhan pasti akan memberikan jalan... buat ibu, kalian adalah juara....juara dihati ibu dan bapak, juara karena kalian telah memenangkan sebagian dari harapan...kedepannya kita pasti berharap agar cita2 kalian tercapai dengan baik pula...amin...

angels,
mungkin ibu tak selalu seperti orang tua yang lain, yang suka membanggakan anak2nya saat prestasi ada dipuncak :)...maafkan ibu, bukan berarti ibu tak bangga, tapi itulah cara ibu untuk mengajarkan kerendah hatian dan kebersahajaan...itulah cara ibu mengajarkan kalian agar tak mabuk akan pujian...
ibu dan bapak adalah orang yang paling bangga saat menyaksikan kalian berprestasi...tak henti2nya kami bersyukur untuk anugerah terbaik yang dikaruniakan kepada kami...dua bidadari kami... :)

angels,
bila malam ini hati kita diliputi bahagia, bukan berarti kita berhenti disini...justru ini adalah awal dari perjuangan baru kita. tetaplah berjuang, angels...berjuang menggapai apa yang kalian cita2kan...berjuang untuk sebuah tujuan. berjuang mewujudkan mimpi2 kalian..
ibu berjanji, selalu ada bersama semangat yang kalian bangun...
semoga keberuntungan ada selalu bersama kita...

angels, I'm proud of U both


Jumat, 24 Juni 2011

no title :)




I know it's love when no matter how far the distance, you can still make me smile. :)
so many thank for being my bestfriend even only in my dream

*

Kamis, 23 Juni 2011

Selasa, 21 Juni 2011

malam ini tentang seorang lelaki kecil


malam ini jemariku mulai gemetar, setiap kali aku mengingat rangkaian huruf membentuk namamu...tak ada yang lebih sakit dari mengenang hadirmu yang sesaat. pergimu tinggalkan jejak jejak rindu, tak terkatakan, tak terbentuk oleh endapan cinta kecil yang pernah kita miliki.

malam ini aku tersenyum membayangkan senyummu kepadaku. ingin sangat memandang bola matamu dan membayangkan satu hari dalam kurun waktu saat kau masih bersamaku. aku pandangi lekat mendung dimatamu saat melepasmu. aku berbalik langkah dan kabut air mata merebak tak terbendung. tangisku untukmu. untuk cinta kecil yang telah kau tinggalkan begitu saja. bahkan saat aku belum merasa menggenapkannya.

malam ini aku ingin menuliskannya lagi, cerita tentang lelaki kecil dan gadis berkuncir dua , tentang cinta kecil yang pernah menghiasi penggalan waktu yang tak begitu panjang. kau ada. nyata ada. meski hanya suaramu. aku hanya ingin percaya bahwa bintang itu pernah ada untuk aku, meski akhirnya aku lepaskan...buat aku, jatuh cinta yang tertunda itu seperti separuh patah hati.

malam ini, seperti biasanya aku hirup nafas dalam-dalam lalu aku hembuskan kecermin. hingga wajahku mengabur. lalu aku tulis namamu disana dan senyumku terbit.

IMUSM, meski aku tak boleh lagi


*

Sometimes I wonder, all the pain, all the crying, all the tears... Is it really worth it ?


*

Jumat, 17 Juni 2011

if loving U...



If loving you were a question,
could we just let it be unanswered forever?


*

Selasa, 14 Juni 2011

cerita pagi dari sebuah ranjang



di sebuah ranjang, pagi ini ada seseorang memeluk bantal erat dan pikirannya entah ke mana.membayangkan seseorang berada disampingnya, mengenggam tangannya, merasakan sakit yang tiba-tiba menyergap dadanya, yang membuat hatinya galau alang kepalang.

empat tahun dihabiskannya waktu untuk menyesali kebodohannya, bukanlah waktu yang tak berarti. waktu telah membasuh segala percaya hati, membuat lukanya yang diam-diam pernah berdarah mengering sendiri.
tapi bukankah jika hari kemarin luka, maka hari ini adalah penyembuhan, dan esok hari hadir kulit yang baru...ahh, masih adakah keyakinan untuk sebuah bahagia dipangkal senyummu ? kemudian ingatan menghangatkan dirinya di pagi hari dengan nama seseorang di kejauhan. ia sebutkan nama itu, diam diam. ditahbiskannya bahwa apa yang terjadi adalah suratan, bahkan ketika dia merasa bahagia dengan caranya.
salahkah ?

*ah, aku tak hendak menduga duga. sementara waktu, biar kuselimuti dia dengan doa pagiku, hingga nanti aku kembali melakukannya dengan tanganku sendiri *



*

kepada : d, seseorang yang pernah membuatnya terluka.
jangan pernah kembali kepada masa, karena itu hanya membuatnya mati dan tak mungkin hidup lagi. kau tahu ?



*

Sabtu, 11 Juni 2011

artikan itu sebagai rindu




bila aku memanggil namamu,
artikan itu sebagai rindu
bila aku sentuh ujung jemarimu
artikan itu sebagai cinta aku yang utuh
bila aku memelukmu dalam hening malam
artikan aku mendambamu
rindu menjelma doa berkepanjangan,
menembus lapis demi lapis langit yang kita punya
mengetuk pintu surga itu, untuk kita
artikan itu sebagai...
kau, aku dan waktu...
sesuatu yang diikat Tuhan begitu eratnya
hanya rindu tak berkesudahan yang membuat kita selalu bersama


***


*

Selasa, 07 Juni 2011

ke tambi :)

entah demi apa ketika pada suatu hari saya dan seorang sahabat ditunjuk menjadi utusan organisasi kami untuk menghadiri sebuah event penguatan kelembagaan yang diselenggarakan oleh sebuah ormas. bukan hanya lokasinya yang membuat saya merasa tertantang untung hadir, tapi bonus pengetahuan-pengalaman dan wacananyalah yang lebih menjadi motivasi saya untuk memutuskan hadir pada acara tersebut. akhirnya, di akhir Mei 2011 kemaren, sayapun berangkat ke area resort agrowisata Tambi yang letaknya 16 km ke arah utara dari kota Wonosobo.

acara resminya berjalan dalam beberapa sesi yang diringkas dalam sehari. hari berikutnya kami diajak untuk me refresh jiwa dan raga dengan beberapa aktivitas outdoor semacam outbond dan mentality building....segar dah jiwa dan raga. seneng juga bisa ketemu dengan teman2 pegiat dari berbagai daerah di seluruh jawa tengah, sedikit ada bangga karena kami menjadi beberapa gelintir yang terpilih mewakili kabupaten-kota kami masing2. buat saya ini kesempatan baik untuk merecharge diri..selain mendapatkan pengetahuan, pengalaman juga jalan2 gratis dan disangoni...hihihi...kapan lagi kan ?

buat yang dari kemaren nagih oleh2nya....ini diaaa...tarrrraaaaa.......!!!



area perkebunan teh Tambi, hijau seger






area resortnya, lumayan nyaman












bersama teman2 KPPI...

tapitapitapi ada satu hal yang membuat kurang lengkapnya kunjungan saya ke wonosobo kali ini...bukan tak adanya agenda mengunjungi Dieng yang kebetulan sedang dilanda gempa vulkanik dan bahaya gas beracun....tapi karena saya gagal mengagendakan menjajal (kembali) kuliner khas wonosobo yang namanya mie ongklok...ooohhh...tidaaaakkk.....bayangan segar dan sedapnya semangkuk mie ongklok bahkan menghantui benak saya sepanjang perjalanan pulang ke rumah...sampai2 saya dilanda mabuk darat karenanya...* halaah...sukanya kok cari2 kambing hitam...hahaha*...nggak dhing, wong dasarnya fisik saya memang sudah nggak fit sejak hari keberangkatan kok, dan puncaknya ya itu waktu pulangnya...setengah mati saya menahan diri dengan setengah mabok karena harus menenggang perasaan teman2 seperjalanan saya...piluuuuu.....

ahhh, mengapa saya jadi tidak pandai bersyukur untuk kesempatan baik yang saya dapat kali ini...Ok deh, terima kasih Tuhan untuk kesempatan ini. terima kasih untuk Bapak dan d'angels yang sudah mengijinkan saya pergi keluar kota :), terima kasih para petinggi organisasi saya...hehehe...kapan2 saya siap diutus lagi...uhuiiii


*

foto by Asita & berbagai sumber

*

Yogya suatu hari

as a backpacker.....let's go...!!!

sudah lama banget nggak apdet cerita jalan-jalan ya...lha wong memang sudah lama banget kayaknya nggak jalan-jalan juga. persisnya beberapa kali jalan-jalan tapi suka lupa poto2an...hahaha...jadi ajah makin males mau cerita bab jalan2nya saya. namun kali ini kok mak bedunduk pengin cerita tentang jalan2nya saya dan mbak Karin minggu kemaren. nggak jauh2, cukup ke yogya saja...tepatnya bukan pure niat jalan2....ini sesungguhnya dalam rangka mbolang ( bocah petualang), dua hari di Yogya untuk mengantarkan Mbak Karin test STIS. yang kebetulan lokasi testnya di GOR Amongrogo. maka sekalianlah diniatkan untuk jalan2 juga....yuuk mariii...

standar saja sih tempat2 yang dikunjungi, cuma ke Tamansari, Sumur Gumuling, Keraton Ngayogyakarta , Malioboro dan.....kemana lagi kalau nggak ke Beringharjo juga Mirota...hehehe...wis bener2 standar banget ya...nggak apa2 deh, yang penting kesampaian habisin kangen jalan2 di Yogya saja...

sampun sepuh begini kok jadi males ya kemana2 yang musti pakai jalan kaki jauh2 dan mlipir2 menghindari terik matahari...halaaahhh...takut radiasi bo'...nggak ding....yang jelas memang waktu kita nggak terlalu leluasa, mengingat tujuan utamanya kan memang nganterin yang mau test, ntar kalau kebanyakan jalan2 yang ada malah kecapekan dan nggak konsen deh testnya...

well, lha kok malah males cerita bab objek yang kami kunjungi ya....Ok, ceritanya nyusul saja ya...sekarang nyicil potonya dulu saja ya...hehehe...*padune nunut narsis*...dan baru nyadar waktu ditabok mbak karin.." woiii...Ibuuu....narsis amat sih ...gantian dunk..."...ahihihi....






















Minggu, 05 Juni 2011

kepadamu senyawaku






bila aku melantunkan ini,
kepadamu, senyawaku,
nama yang selalu ingin aku sebut dalam doaku,
sajak yang aku tulis dengan debar hati dan tangan yang berdebar
aku utuh untukmu,
hati dan jiwaku
raga dan segala yang ada
meski suatu kali hasrat pernah berkembara,
namun hanya kepadamu, senyawaku
aku kembali
kau tak pernah tahu,
ketika aku nyaris kehilangan debar rindu itu
namun kekuatan hati mengoyaknya dan melemparkan aku pada kenangan masa itu
rindu adalah denyut nadi,
mati yang membuatnya berhenti
kelak debar jantungku akan bercerita
seperti apa aku merindukanmu


***

aku tak pernah membayangkan sakitnya merindukanmu, seperti hari ini


*

Kamis, 02 Juni 2011

temani aku, kinasih



dan akupun terbangun dari mimpi panjangku.
kucubit lengan sendiri, kubisikkan namamu,
kau ada , disamping hatiku
begitu dekat, hingga aku tak merasakan jarak itu
kemarilah, merapatlah
tinggalah di denyutku,
agar aku bisa menjagamu dengan jiwaku
agar aku tak perlu bangun dari mimpi panjangku
mimpi tentang musim yang tak jua menua,
mimpi tentang akhir yang tak berkesudahan
seperti ketika kau tunjukkan teratai putih malam itu,
seraya kau bisikkan kepadaku
temani aku , kinasih
aku ingin menghabiskan sisa umurku bersamamu


***

the test of love is not when we are together. It comes when we are not together and realize that despite the distance, love is still there.
coz U 'r mine,dhe ^_^


*

pict by AJP , thx Mas :)

*

Senin, 30 Mei 2011

akhir kisahmu...

mungkin tak ada yang lebih terluka
setidaknya aku bisa merasakannya
melihatmu jatuh cinta
dan meninggalkan apa yang telah kau bangun
bersamaku
jangan pernah berpikir aku tak sakit, karenanya
tapi aku harus berpikir
bahwa kita tak pernah berjanji untuk apapun
cinta dan benci telah berkawan
begitupun hatiku
jangan pernah berpikir aku tak sakit, karenanya
ini adalah resiko
ketika kita pernah, saling mencinta


***

semoga D & C membaca pesanmu ini ya K....hehehe

just for U, K..:(
maap ya, tiba2 aku matikata , maap bila aku tak pas menuliskan kisah hatimu kali ini
aku hanya sedang berpikir bagaimana membuat ending yang happy untuk kisah kalian itu :(
....oooohhh...tidaaaaakkkkk


*

ketika harus memaafkan


The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong
(Mahatma Gandhi)


Kalau gondok itu nama makanan, mungkin sudah saya telan dari kemaren-kemaren tanpa pikir panjang...apalagi kata Ernut, saya ini tergolong mahkluk pemakan segala...jadi apapun, termasuk gondok (kalau itu sejenis food) pasti sudah saya telan juga...grrrrrrrhhhh.....
Apa pasal..? Pernah nggak Anda merasa gondok pada level tertinggi hingga hati merasa terbakar alias sakit hati akut akibat tindakan seseorang , sementara orang yang bersangkutan tidak merasa bersalah sedikitpun...alih-alih minta maaf, lha wong merasa bersalahpun tidak.... Atau, sebaliknya, Anda yang melakukan kesalahan kepada teman, tapi Anda sendiri tidak pernah merasa bersalah sehingga tidak merasa perlu minta maaf...atau merasa bersalah tapi berat banget buat minta maaf...Kalaupun akhirnya Anda minta maaf bahkan hati kecil Anda sendiri tak berani menjamin permintaan maaf itu datang tulus dari lubuk hati Anda...
Uuugghh...nada-nadanya saya bakal posting sesuatu yang serius nih....siap-siap saja...siap2 pusing baca tulisan serius saya...

Katanya...kata siapa ?..nggak penting kata siapa..memaafkan itu adalah pekerjaan hati yang paling penting...sepenting apakah ?...penting tapi sangat tidak mudah dilakukan.
Ada beberapa hal mengapa memaafkan menjadi hal yang sangat tidak mudah dilakukan. Karena adanya anggapan bahwa yang meminta maaf adalah orang yang menjadi pihak yang bersalah, sedangkan yang memberi maaf adalah orang yang berada dipihak yang benar...Pola seperti inilah yang seringkali menimbulkan masalah, karena ego pada setiap orang selalu ingin berada pada posisi yang benar....butuh kebesaran hati seseorang untuk menerima bahwa dia ada pada posisi yang salah sehingga harus tulus meminta maaf.Tak kalah pentingnya adalah kebesaran jiwa dari pihak yang merasa telah disakiti untuk tulus memaafkan....begitu kira-kira teorinya... Sepertinya memang mudah ya ? minta maaf, trus dimaafkan...selesai sudah....Begitukah ?

Saya pernah merasakan betapa sakitnya hati ini ketika terpaksa harus memaafkan seseorang yang sangat dekat dengan saya, kesalahannya telah menjadi cap besar dan tebal melekat pada dirinya...saya bahkan menggambarkan sebagai kesalahan terbesar yang dibuatnya sepanjang sejarah...sakit sekali menerima kenyataan itu... Tidak mudah buat saya untuk memaafkan begitu saja...saya sedih, sakit, terluka....seumpama ini luka mungkin makin parah kalau saya tidak buru-buru mencari cara buat menyembuhkannya...
Dan akhirnya saya sampai pada kesadaran bahwa, saya, terpaksa atau tidak terpaksa, suka atau tak suka, harus berbesar hati menerima permintaan maafnya...Meski sebenarnya saya sadar, bahwa memaafkan dengan terpaksa begini belum tentu lebih baik daripada tidak memaafkan sama sekali.... Untuk sampai pada perasaan ikhlas memaafkan agaknya kita harus menetralisasi beberapa perasaan negatif, seperti rasa sedih, marah, kecewa, frustasi, sakit hati dan tersinggung.Tanpa melewati proses tersebut, pemaafan yang kita berikan terasa belum tulus....itu yang sudah saya alami...Memaafkan dengan tulus bisa menjadi obat sakit hati, itu menurut saya...Pemaafan tak bisa disikapi sebagai transaksi timbal balik antara kedua pihak. Memaafkan akan lebih mudah dan ringan jika kita melihatnya sebagai sebuah bentuk cinta yang kita berikan pada kondisi apapun.

Memaafkan cukup membuat hati saya lebih lega, lebih ringan ...sehingga saya merasa enteng melangkah kedepan,menapaki tahap hidup saya selanjutnya...meninggalkan segala luka yang pernah ada...halaah...malah jadi kayak lagu kan ...
Memaafkan dan melupakan ( forgive and forget ) sepertinya sugesti yang indah...tapi buat saya kok kurang realistis ya...melupakan suatu hal ( negatif) yang masih selalu kita ingat dan dengan sengaja melupakannya, rasanya kok mustahil ya...seperti ketika diminta melupakan sepotong roti yang kita makan baru saja....makin diminta melupakan, makin melekat dalam ingatan...bener nggak ?
Yang kemudian saya lakukan agar saya benar-benar bisa memaafkan adalah tidak lagi mengungkit-ungkit (kesalahan) masa lampau agar kita bisa hidup lebih utuh dan sadar pada saat sekarang...jadi menurut saya, yang harus saya lakukan agar hidup terasa lebih nyaman dengan memaafkan segala hal yang pernah menyakitkan dengan tepat dan sehat, forgive and live fully now...

Terkadang saya bicara pada diri saya sendiri....bahwa saya bukan manusia sempurna yang tak pernah melakukan kesalahan... Seperti malam ini, saya baru saja membuat keputusan besar untuk memaafkan....memaafkan dengan ikhlas, tulus dan berbesar hati menerima cerita lalu yang menyakitkan....Insya Allah, hati saya lega karenanya...terasa dingin, adem dan ringan hati saya sekarang...seperti ademnya ketika pagi disapa basah embun....
Terima kasih, Tuhan...

pict by : AJP