Sabtu, 19 Februari 2011

karena hanya itu yang bisa kita bagikan


dear sista,
kalau saja malam ini menjelma pagi seketika, aku ingin menjadi sinar mentari yang menyapamu pertama kali. mengurai senyum dari hatimu, membuatmu merasa hangat, mengusap pipimu yang merah jambu, mengecupnya untuk satu bisikan...selamat ulang tahun, sista...

masihkah kau disana dengan senyummu , sista ?, begitu selalu ingin kutanyakan ketika suatu hari hitungan usia mampir dalam catatan pengingatku. tidakkah kau ingin pulang, kepada cerita hidup yang selalu ingin aku bacakan untukmu...

aku bermimpi, suatu hari nanti, kita akan duduk bersama, dan kita saling bercerita sambil menikmati teh sore dan kudapan ringan dengan segala cerita tentang kita...tentang orang-orang yang engkau cinta , tentang hal yang bisa membuatmu tertawa dan menangis, tentang apa yang tengah engkau rasakan...karena hanya itu yang bisa kita bagikan.

dan hari ini, kita hanya bisa saling menyapa dalam maia...saat usia menggenapi di 20 februarimu.
selamat ulang tahun, sista...segala doa kebaikan menjadi hadiah terindah dari aku, untukmu...


****

untuk Mbak Esti Mumpuni, di 20 Februari nya

Jumat, 18 Februari 2011

ast, aku jatuh cinta (lagi) padamu


ast,
kali ini februari akan segera pergi
membawa asaku padamu
ia tak sempat berlama-lama
tak sabar menunggu jawabmu
coba rasakan, ast
adakah aku tengah jatuh cinta
ketika aku dengar tawamu
dan bayangkan senyummu yang rahasia
apakah kita harus jatuh cinta lagi untuk bisa merasakan sekeping bahagia ?
ah, ast
jika 'ya' adalah jawaban
alangkah indahnya cerita
jatuh cinta (kembali) kepadamu
adalah impianku
sejak dulu

ast,
aku jatuh cinta lagi
padamu

***

sebuah cerita ketika kau jatuh cinta kepadaku

Kamis, 17 Februari 2011

memandang bulan itu, bersamamu




aku disini,
menatap langit malam
tak berteman
tengadahkan jiwa,
mencoba berharap
engkau disana tengah memandangi langit malam
langit yang sama
bulan yang sama
yang membawakan salam hatiku
untukmu

keluar...
pandangi bulan yang sama
agar bisa kau rasakan
rindu yang sama,
yang aku rasakan
sekarang


***

Rabu, 16 Februari 2011

segenggam rindu untukmu



seperti setiap pagi kita,
kala kita saling menyapa
segenggam rindu kau tebarkan
bersama bara mentari
bersama datangnya sinar pagi
menguarkan nada rindu
panjang tak berkesudahan
sepanjang siang hingga petang

kinasih,
biarkan aku merasai tebaran rindu itu
sebagaimana kau merasai rindu yang aku kirimkan
melewati ruang dan waktu,
mengalir disegenap penjuru hatimu
dan bila,
tak sekalipun aku mengucap rindu
cukuplah kau rasai dihatimu
bahwa setangkup rindu itu sudah aku satukan denganmu,
dengan rindu milikmu
maka terimalah,
rindu ini untukmu

***

Minggu, 13 Februari 2011

my QotD




Sanggupkah kau menolak mencintai ? Sanggupkah kau belajar mematikan cinta yang tak akan pernah menjadi milikmu selamanya ?

( the Host - Stephenie Meyer )

***

quote of the day special to U all


so do I




seperti suatu hari ketika kau sampaikan itu. dan aku menerimamu. semoga tak lantas menjadikan kita berbeda dengan yang dulu.
aku, kamu , kita ...adalah laksana dua kupu-kupu menarikan rindu. bergetar sayap saling beradu.
masih aku ingat suatu malam menjelang pagi. saat kau cium ujung jemariku. mengirimkan sinyal rasamu kepadaku.
genggamanmu menjelaskan semuanya...semuanya...tak kurang dan tak lebih.
ahhh,
jangan pernah lagi menungguku menjawabmu
karena saat kau kirimkan nada itu, seketika juga aku menjawabnya...

so do I

***

tentang U & H
aku bahagia untuk kalian
^_^
love U both...

Sabtu, 12 Februari 2011

cerita langit




pada angin aku bertanya,
masihkah bisa memeluk langit
yang selalu kau rutuki
untuk hujan yang turun terus menerus
untuk mentari kala dia bersinar terik
untuk malam yang gelapnya membuatmu takut

lalu langit mengeluh,
mengapa selalu disalahkan untuk semua kejadian
kemudian langit berujar,
cinta tak perlu balas, kasih sayang adalah pembuktian

lalu untuk apa lagi kalau bukan untuk pasti,
sedangkan langit dan angin kini tak lagi berpelukan
tapi coba dengar bisikannya,
apapun yang terjadi, dia selalu sayang padamu,
katanya


***

cerita hati seseorang yang selalu memanggilku, kee







Jumat, 11 Februari 2011

Bap, aku cinta padamu






24 sept 1991. 22.15

malam pekat ketika aku mencium tanganmu, takzim. kucium pipimu, keningmu, pipimu lagi, lalu jemarimu. masih hangat
insomnia itu membuatmu masih segar menatapku, segala gerak gerikku... lalu aku dekati dirimu lagi, aku bisikkan " I love U, Bap ". tanganmu masih berusaha merengkuhku dalam pelukmu, kencang... " jangan sedih, Bapak cinta kamu..dan sekarang Bapak tahu, ada seseorang yang mencintaimu juga.. Bapak ikhlas, Bapak lepaskan ... Bapak pengin ngaso sekarang "
kucium kelopak matamu, lama....menahan air mata yang berdesakan ingin jatuh.
Bap...aku cinta padamu


24 sept 1991. 23.55

aku terbangun, dan selalu ingin menciummu lama...aku lantas menciummu...pipimu, hidungmu, kelopak matamu, jemarimu...masih hangat...dadamu masih berdegup, leganya melihatmu akhirnya bisa terlelap.
Bap...aku cinta padamu


25 sept 1991 . 24.30

aku kembali terbangun...kurapihkan selimut yang tersingkap. aku peluk tubuhmu erat. aku cium lagi pipimu, hidungmu, kelopak matamu, jemarimu...masih hangat terasa... engkau hanya bergerak sedikit tapi tanganmu kemudian menggenggam erat jemariku. kuurungkan niatku membaringkan tubuh dibawah ranjangmu. kita kembali tertidur dengan tangan saling menggengam.
Bap, aku cinta padamu...

25 sept 1991. 01.45

lagi-lagi aku kembali terbangun. dan mendapatimu yang sedang menatapku...kami saling menatap. katamu, " kamu shalat tahajud sana..", aku jawab, " iya...Bap sare lagi ya...", kembali aku cium pipimu... engkau mengangguk dan memejamkan matamu, seulas senyum bahagia samar-samar aku tangkap.
Bap, aku cinta padamu


25 sept 1991, 03.30

aku kembali terbangun...dan bergegas menuju kamar mandi. aku harus berangkat pagi-pagi seperti biasanya...usai mandi dan menunggu adzan subuh, aku dekati engkau...kembali aku ciumi pipi, kelopak mata, puncak hidungmu dan jemarimu...tapi engkau hanya diam tak bereaksi, tubuhmupun begitu dingin...aku panggil namamu...Bap...Bap...engkau tak bergeming.
sesuatu seperti dilepaskan dari dadaku, sontak dan menyakitkan...aku panggil panggil namamu...dan ketika dokter datang memeriksamu...kemudian dia menoleh memandangku dengan tatapan pasrah...maka tahulah aku, engkau sudah pergi jauh...entah kapan...meninggalkan aku, meninggalkan ibu...meninggalkan kami.
Bap, aku cinta padamu. aku tahu Tuhan lebih mencintaimu. Dia membebaskanmu dari segala rasa sakit itu...
Bap, aku cinta padamu...

25 sept 1991, 11.00

para tetamu mulai datang, rasa dukaku seperti mengajakku menari dalam iringan hymne yang melangutkan hatiku. aku terhempas sendiri dalam sepi...kata-kata penghiburan, pelukan dari sahabat dan kerabat...tak serta merta mengembalikan rasa kehilanganku. belum-belum aku sudah sangat rindu padamu...
ketika seseorang kemudian membisikan sesuatu ditelingaku, dan sepasang tangan kokoh yang aku kenal kemudian memelukku erat, aku tak kuasa menahan untuk tidak menangisi kepergianmu...sepasang tangan itulah yang menuntunku kesamping peraduan terakhirmu, dan mengucapkan sebuah janji untuk melindungi aku lebih dari yang bisa engkau berikan..
apapun, Bap...aku cinta padamu

25 sept 1991, 13.35

tanah basah yang merah menimbun tubuhmu, memisahkan kita selamanya. taburan bunga mengharumkan peristirahatan terakhirmu. kita terpisah sudah, hatiku seperti tak lagi berada ditempatnya...engkau sudah membawanya pergi. Bap...betapa cintamu selalu membuatku percaya, bahwa suatu hari engkau akan datang menjemputku dan kita bercanda lagi seperti dulu.
aku yakin, engkau masih selalu bersamaku...meski aku tak lagi bisa mencium pipimu, hidungmu, kelopak matamu, jemarimu...tapi aku masih bisa menciumi hatimu dengan penuh cinta...
dimanapun engkau, Bap...aku cinta padamu

11 februari 2011, 23.20

malam ini aku seperti mendapatimu berbaring disampingku. merasakan tatapan tajam matamu yang menatapku lama...aku merasakan kehadiranmu, dekat...bahkan lebih dekat dari urat nadiku...aku biarkan airmata tertumpah ketika aku memandang samping kanan ranjangku, aku dapati senyummu , masih senyummu yang dulu. menenteramkan.menguatkan.penuh cinta...
aku biarkan airmataku jatuh tanpa perlu aku susut dengan berlembar2 tissue.
aku kangen Bap...aku tahu, engkaupun rindu sangat kepadaku, untuk itulah engkau hadir malam ini diranjangku...aku ingin memelukmu, mencium pipi, hidungmu, kelopak matamu, jemarimu, dan memelukmu erat sepanjang sisa hidupku...
Bap, engkau tak tergantikan...cintamu tak tergantikan
Bap...aku cinta padamu. jangan pergi lagi Bap..jangan pergi lagi...


***

Bap, aku cinta padamu

ketika cinta tak sanggup membuatmu lupa



aku rasa
adakalanya cinta tak sanggup membuatmu lupa
tentang kunang kunang mencari gelap
tentang mentari tembaga yang membuat kita terperangkap
tentang rindu yang tersisa
adakalanya cinta tak sanggup membuatmu lupa
tentang angin yang meributkan namamu
tentang kabar yang terlalu absurd
tentang hati yang tak kunjung genap
adakalanya cinta tak sanggup membuatmu lupa
tentang seseorang yang selalu ada
tentang seseorang yang memandangimu dari kejauhan
tentang keyakinan,
bahwa satu hari kita akan kembali duduk bersama
bertukar cerita dan saling mendengar
sebagai sepasang sahabat
sebagaimana dulu pernah kita bayangkan
ada kalanya cinta tak sanggup membuatmu lupa
ketika kau dan aku bicara
diantara dinding tegak kotakkata kita
saling menerka warna hati
saling menggengam jemari
dalam maia



***

kala masa bicara, maka bicaralah dalam kejujuran

Kamis, 10 Februari 2011

...so long...



apa yang terjadi adalah cerita tentang anugerah kecil yang indah
dan kini ijinkan aku berjalan tanpamu lagi
seperti jauh saat sebelum kita bertemu

tapi pastikan,
kenangan ini tak akan lampus oleh apapun

all you have to do is just say the word
and I'll walk away out of your life forever

It' amazing how someone so important in your life can just walk away
we say goodbye to the one we love without wanting to but that doesn't mean we stop loving them
sometimes goodbye is just a painful way of saying I love you.


thx GoD


***

yangTi, 66th

hari ini, 10 Februari, Ibu saya, eyang uTi nya anak2 , genap 66 tahun. betapa bersyukurnya kami semua, melihat Ibu masih cukup diberikan kesehatan yang prima untuk orang-orang seusianya. masih aktif mengerjakan ini itu. masih bersama-sama kami dan selalu memeluk kami semua dengan penuh cinta.
yangTi, diusianya yang ke 66 masih cukup gesit, prigel dan nggak mau diam...masih menjahit sendiri baju-bajunya, masih suka memnjahit ini itu bakal pernak-pernik, masih berani manjat2 tangga buat nebangin dahan pohon....kendati sebenarnya saya sudah pengin yangTi jangan terlalu over activity...tapi yangTi bener2 gak bisa ditahan, apalagi kalau sudah ada maunya...
sebulan terakhir yangTi malah ngebut membuat sekitar 150bh tas untuk souvenir peringatan 100 hari wafatnya Bulik saya ( adik bungsu Beliau ). siang malam tak kenal waktu, YangTi menjahit sendiri tanpa jeda....YangTi ingin memberikan sebuah kenangan untuk kerabat yang sudah ikhlas mendoakan almarhumah Bulik...benar2 kagum saya pada Ibu saya ini...tak kenal lelah...
satu malam, saya sengaja masuk kekamar yangTi untuk mengambil sesuatu, saya pandangi yangTi yang tengah lelap tertidur...saya melihat kelelahan sangat diwajah rentanya, meski badannya masih nampak kuat, tapi saya ingin Ibu lebih banyak beristirahat untuk menjaga kesehatannya
keesokannya saya sampaikan ke yangTi untuk mengurangi kegiatan fisiknya agar tak terlalu capek...saya takut Ibu jadi sakit atau apa...entah mengapa saya tiba2 merasa takut kehilangan... tapi apa jawab Beliau, begini..." kalau Ibu cuma diam nggak ngapa2in malah rasanya nglangut, nduk...kalau buat begini begitu rasanya cepet banget waktu berlalu, tahu2 sudah malam lagi, tidur, trus sudah pagi lagi... wong Ibu nggak apa2 kok..."
well, begitulah yangTi, Ibu saya, tak seorangpun bisa menahannya...

Ya Allah,
jagalah Ibuku senantiasa, agar selalu dalam kebahagiaan, kesehatan dan sisa umur yang barokah.
Amin

Rabu, 09 Februari 2011

a letter for Ibu





Dear Ibu,

I love you, and tomorrow is your birthday
I rewrote this post a billion times.
trying to be eloquent
but there is just not another way to tell you how much I love you
than just to tell you. . . how very much I love you.

because I do.

Love you, Ibu. So very very much.

There could never ever have been a better mother for me than you.
Thank you for all of it especially the part where you gave us your all every single bit of you

There's no way I can pay you back, but my plan is to show you that I understand, you are appreciated.

Ibu,
I love you, I place no one above you!!



Happy happy day.

love,

from me, mas kar, karin & aizs



Selasa, 08 Februari 2011

terasa kosong disini, tanpamu...

since jan 20th ,2011...@ someplace @ japan...

sejak terakhir kuterima pesanmu,sejak itu aku kehilanganmu. hal yang sudah selalu aku bayangkan sebelumnya, sudah aku pikirkan selalu...kehilanganmu kembali setelah pertemuan yang indah dan singkat ini

dimanapun dirimu berada saat ini, aku yakin engkau selalu dalam genggaman tangan Tuhanmu...aku lepaskan engkau bersama segala kenangan, lelaki kecilku.

meski berat, dan terasa kosong didada...biarkan aku merasakan ini, sebagai anugerah terindah yang pernah kita miliki. bersama

Our memories together will fade in time, now that we are apart. But you will always own a piece of my heart!


***

just U ...,MP

Senin, 07 Februari 2011

jangan tanya mengapa...





jadi jangan pernah bertanya mengapa aku jatuh cinta kepadamu
karena cintaku tak pernah cukup menggenapi cintamu
jangan pernah pula tanyakan mengapa aku tak ingin memilikimu
karena katamu, cinta sudah cukup untuk cinta
dan bila aku mengertimu,
itu tentu karena cintamu
yang kau janjikan untuk hatiku

jadi mengapa harus kau tanyakan lagi,
mengapa aku mencintaimu
dari dulu, hingga detik ini
bersamamu adalah sebuah anugerah
mencintaimu adalah wujudnya

jadi jangan tanya mengapa
karena engkau sudah tahu jawabannya



***

only U, 4 U

Sabtu, 05 Februari 2011

yes or no



NO and YES are two short words which need a long thought
Most of the things we miss in life are because of saying NO too early and YES too late

ehhm...ehhmm....
:))

Jumat, 04 Februari 2011

...simpan...


setiap tebaran kata-katamu aku simpan rapat didadaku.
cerita tentang hatimu,
cerita tentang harapan,
cerita tentang kenangan lalu.
engkau tak akan pernah bisa memungkiri...karena semua telah aku simpan rapat didadaku
tak ada yang lebih bisa menyimpannya selain aku
jadi
buat apa kau tak mengakui,
bahwa engkau masih sangat mencintaiku

sering kau ucap,
aku mencintaimu tanpa berharap apapun

baiklah,
bila kau tak berharap,'
maka ijinkanlah aku menyimpannya saja
rapat rapat
dan menjadi rahasia dari sebuah kenangan


***

Kamis, 03 Februari 2011

mimpi dan kenangan


aku bersamamu
menjelma dewi mimpi kala fajar pagi
mengaduk-aduk memorimu
kembalikan pada jaman
kembalikan pada kenangan
tak ada yang lebih tahu
dari aku
seberapa besar keinginan itu
membuatmu tersadar akan kesalahan terbaik
membuatmu terundur dan terhenyak,
ini nyata
bukan mimpi

kau ikuti mimpimu
atau kau tinggalkan kenangan akan jaman
adalah sebuah pilihan


***

suatu pagi bersamamu, percakapan panjang tentang mimpi-mimpimu
Mas, segeralah beranjak dan kembali menata...
Do your best...doa dan support untukmu
Ingat kalimatku yang ini...
one day your dreams will become your reality...and your reality will be a dream come true
xo-xo

lup U, bro

just for my Mas BamB

Rabu, 02 Februari 2011

cerita tentang perempuan yang bla...bla...bla


seperti biasanya kita bercakap, engkau bercerita tentang seorang perempuan kuat yang engkau kagumi, perempuan dewasa dan matang hatinya, perempuan tak berumur, katamu....bla...bla...bla

seperti biasanya saya hanya menjadi pendengar, mendengar tuturmu yang begitu berima tentang sesosok perempuan yang ada dalam angan hatimu...perempuan sempurna, katamu.
seperti biasanya hati saya tak begitu saja percaya, adakah sosok perempuan seperti yang selalu engkau ceritakan...

hai bro, bangunlah sejenak dari tidur panjangmu....bangun dari mimpimu...
coba ceritakan kembali tentang perempuan yang selalu engkau ceritakan saban hari kepadaku, aku pikir aku harus mencubit lenganmu....agar engkau segera terbangun dari tidurmu
perempuan yang kau pikir sempurna itu hanya ada dalam angan dan imajimu, ia hanya menjadi obsesi dalam mimpimu, apakah engkau sudah separah itu, bro...?

coba dengarkan aku, bro
perempuan itu tak lebih dari seorang pecundang, ia tak sekuat yang kau kira, ia tak setegar yang kau pikirkan, ia hanya sedang belajar menjalani hidupnya, ia hanya perempuan biasa seperti yang lainnya
yang aku tahu, perempuan itu hanya sedang menjaga hatinya agar tak seorangpun bisa menyentuhnya. tak juga engkau. perempuan itu sedang membuktikan bahwa ia bisa...dan harus bisa.

dengarkan aku, bro.
simpanlah kembali cintamu, simpan kedalam lubuk hatimu...jangan coba tawarkan kembali kepadanya...karena itu hanya percuma. biarkan perempuan itu merasakan saja betapa engkau punya cukup cinta yang akan membuatnya selalu tersenyum dan bahagia...karena dia percaya, cintamu sudah cukup untuk cinta...yang akan menghangati hatimu senantiasa, percayalah , perempuan itu dengan senyumnya akan meniupkan kehangatan kedalam hatimu...cukuplah kau simpan saja, karena percuma berharap banyak darinya.

dan malam ini, setelah engkau terbangun sejenak, berangkatlah tidur lagi, bro...gengamlah hati perempuan itu...tapi biarkan dia tetap berdiri ditempatnya, bersama senyumnya yang rahasia

besok ketika engkau bercerita tentang cintamu kepadanya, akan aku sampaikan salam darimu, untuknya...


***


You know you're in love when you want to tell everyone about it, even if they haven't asked.
ahahaha....:))

Selasa, 01 Februari 2011

merasa bersalah...


aku merasa bersalah...merasa menjadi orang yang tak pernah mau mengertimu. seringkali membiarkanmu dengan seribu pertanyaan menggantung dikepalamu...
aku merasa bersalah...ketika aku (tahu) menjadi sebab dari sakitmu...
aku merasa bersalah

maafkan aku, untuk kebodohan ini. maafkan aku untuk tidak pernah mau mengertimu
mungkin benar, aku bukanlah sahabat yang baik untukmu

maafkan aku...

bila boleh, ingin aku menebusnya dengan apapun...untuk kesembuhanmu

jika kata maaf ini tak lagi cukup...lalu apa lagi...?


***

get well soon, bro..



*

bila aku bercerita...


bila aku bercerita kepadamu, maka terimalah sebagai suatu cerita hati...satu rangkaian dengan hati yang aku punya...jangan pernah tanyakan mengapa...jangan tanyakan siapa....jangan pikirkan ada apa....
inilah aku, dengan segenap cerita hidupku...inilah aku, yang engkau kenal sejak dulu
bila engkau menerimaku dulu, seperti inilah aku kini...aku perempuan dewasa dengan banyak cerita...aku dibesarkan dengan banyak kisah, yang mendewasakan, yang membuat aku menjelma batu...
akulah perempuan yang kau kenal dulu...sebagaimana engkau mengenalku ketika kita tak sedang bersama...
aku perempuan dengan banyak cerita...banyak sudut pandang...dan banyak pertanyaan
tapi percayalah, aku adalah perempuan yang mampu mencintaimu dengan bersahaja...
aku adalah perempuan tempat engkau banyak menyimpan pertanyaan...aku adalah perempuan kepada siapa engkau akan mencari jawabannya
jadi, dengarkan saja saat aku bercerita
satu saat engkau akan menemukan jawaban dari semua kisah
maka, duduklah bersamaku, disampingku...agar engkau tahu jalinan kisah ini dan menebak kata akhirnya...kelak

let's talk about the puzzle



sepertinya terlalu naif kalau saya bilang ini sebuah kebetulan. coz menurut saya there’s no such thing as coincidence. tidak ada yang namanya kebetulan. semua hal yang terjadi pada kita, betapapun mungkin itu sepertinya remeh dan sepele, pasti ada campur tangan Tuhan didalamnya.
dan saya percaya itu...

saat ini mungkin saya sedang mengalami suatu hal yang membuat hati saya jungkir balik, meski saya tahu semua yang terjadi bukan murni benar-benar sebuah kebetulan...saya yakin, Tuhan sudah mengaturnya dengan manis untuk saya jalani...
meski akhirnya saya harus siap dengan segala kemungkinan, termasuk kehilangan kepercayaan kepada seseorang ( atau lebih ), tapi saya yakin Tuhan saya sedang mengatur sebuah skenario yang maha indah buat saya... saya selalu berada pada posisi yang kurang lebih sama dari waktu ke waktu, serba tanggung, serba menggantung...

begitulah, sebaik-baiknya manusia adalah yang bersabar menghadapi ujiannya, even ujian itu sebenarnya adalah ujian manusia ( baca: orang lain ) yang intens bersosialisasi dengan saya. bagaimana bisa seseorang atau lebih teman saya yang bermasalah tapi imbasnya nyampai juga ke saya....oh...oh... ( padahal saya kepengin banget nulis...big..big ...nooo...).
satu lagi, permasalahan yang saya kurang ngerti ujung pangkalnya ini sepertinya sudah bergeser kearah satu bentuk fitnah kecil2an...( halahhh...emang ada ya standarisasi fitnah...? kalau fitnah ya fitnah aja kan...? ) dan pembunuhan karakter berencana ( lha yang nggak berencana yang kayak apa ? ). saya sudah males aja mau klarifikasi, karena ujungnya sudah nyelip kemana-mana dan ditunggangi siapa-siapa...idiiih...


pokok permasalahan yang abstrak menjadi semakin jelas kesininya...saya yang tadinya tak begitu ngeh, karena ada keping-keping seperti puzzle didepan mata hati saya akhirnya malah bisa menebak kira-kira wujud apa seutuhnya nanti kalau itu jadi sekeping gambar...aaaarrrggghhh...ngeri saya membayangkannya....

tapi bukankah tak ada yang kebetulan di dunia ini ? mungkin Tuhan sedang menyelamatkan saya dari kesalahan yang lebih besar yang mungkin sedang saya perbuat.

saya, sekarang, memandang ke suatu titik diatas sana, dan sedang menemukan sebentuk senyuman yang arif dan cukup menghibur....langkah yang kau ambil sudah benar, nak...tetaplah percaya, bahwa itu bukan kebetulan...sudah ada yang mengaturnya, engkau tengah diselamatkan....

terima kasih kepada seseorang ( atau lebih ) yang tengah menjadi media untuk menyelamatkan saya...mungkin bukan kebetulan dan tidak berlebihan kalau aku menyebutnya, perpanjangan tangan dari Tuhan. ( halaaah...miss lebai kumat )


***

obrolan dengan seorang teman di suatu sore yang segar sehabis hujan. kalau saya menyebutnya kebetulan, semoga ini tidak berlebihan. saya selalu beruntung mendapati sumber inspirasi tulisan yang tak pernah ada habisnya...

thx, sob.
untukmu, dan untuk sohib-sohibku yang lain


Senin, 31 Januari 2011

pesan untukmu...



***

malam ini saya merenung, memikirkan seorang sahabat yang beberapa hari ini menghilang. ada banyak cerita antara saya dan dirinya. ada sebuah rahasia yang sama -sama kami simpan , sejatinya.
saya tak bisa memungkiri, bahwa hati saya sungguh sedih karena ini. justru disaat kami ingin membuatnya menjadi suatu relationship yang indah, dan bersama-sama ingin menjaganya agar tetap ditempatnya...
saya dan dia sudah bersepakat untuk menjaga karunia itu dalam suatu koridor persahabatan yang saling mensupport, saling menyayang, saling mengerti...tapi memang tak semudah itu pengertian bisa diberikan..
dalam hati kecil saya bertanya, apakah kami salah ketika kami menikmati anugerah kecil ini dengan sebuah janji saling menjaga hati ? sejauh ini, saya dan dia...kami...sudah berusaha menjaganya agar persahabatan ini tetap terstruktur...namun...oh my...oh my

sahabat,
bila kita harus saling kehilangan lagi setelah tiga dekade yang kita lewati...mungkin ini harus dilandasi keikhlasan , demi kebaikan...
aku masih ingat benar katamu, ' aku bahagia bila melihat engkau bahagia...'
begitupun aku, aku bahagia untuk kebahagiaanmu...
biarkan kita simpan rapat semua kenangan dipenghujung tahun yang telah kita lewati dengan begitu indah...saat kita kembali saling menemukan, saat kita percaya bahwa Tuhan telah mengatur ini semua dengan indah...
karena ini bukan sekedar kebetulan, bukan ?
terima kasih untuk sudah selalu mengerti aku
terima kasih sudah menghiasi hari-hari kita dengan begitu indah
terima kasih untuk cinta kecil yang selalu engkau jaga...
percayakan kepadaku, untuk menjaga cinta kecilmu
selamanya, sepanjang sisa hidupku



***

MP, PBS...aku yakin engkau masih menjaganya, seyakin bahwa malam ini engkau membaca pesanku ini

IMUSM

jangan pandangi aku seperti itu



jangan pandangi aku seperti itu,
pandangi saja tangan kita yang saling menggengam.
tak kah kau lihat disana ,
betapa aku sungguh mencintaimu.
dengarkan aku, aku takut memejamkan mata,
aku takut genggaman tanganmu lepas dan engkau menghilang.
aku akan membacamu kali ini, hingga tuntas
dan memastikan kamu baik-baik saja disana.
pastikan kita masih tetap bersama
hingga akhir nanti
sebagaimana sunyi yang kita genggam,
meski bukan itu yang kita pinta
biarkan aku berjalan menjauh
agar aku bisa melihatmu lebih jelas dan utuh
biarkan aku mencari cara
bagaimana aku menumbuhkan kembali cinta itu, untukmu
meski jauh, tak tersentuh
aku yakin, suatu saat kita akan kembali bersama
meski ada sisa takut, sedikit....
sebagaimana aku percaya, kita ditakdirkan bersama

jangan memandangiku seperti itu,
aku takut kau jatuh cinta lagi padaku
tapi bukankah itu yang kita mau
saling jatuh cinta kembali
saling mengambil kesempatan indah itu lagi
mencoba kembali saling membaca
karena kita adalah buku terbuka
dhe,
pastikan masih ada satu tempat dihatiku untukmu,
sebagaimana aku pastikan,
senantiasa ada tempat untukmu dihatiku
pastikan,
masih ada tempat untuk kita kembali,
mencinta


just for my dearest, Dheka


pict by : AJP


note:
dear dheka,
ketika kau baca ini, mungkin aku sudah berangkat pergi dari hatimu
menjauh, agar aku bisa melihatmu utuh
diam berdiri ditempatku sambil memandangimu
adalah keinginan yang sudah lama ingin aku lakukan
seperti halnya ketika aku merasakan hal yang sama,
seperti yang pernah kau lakukan yang membuat hatiku terluka
biarkan aku merasakannya, sejenak
agar aku bisa segera kembali kepadamu
bersama cintaku yang utuh
segalanya akan menjadi indah tepat pada waktunya



Sabtu, 29 Januari 2011

aku hanya mencintaimu satu kali saja...


aku hanya mencintaimu satu kali saja, tidak lebih.
seperti hujan ketika dentingnya menggema dijagatmu
agar aku bisa mengambil airnya untuk pengobat dahagaku,
mencintaimu adalah janji hatiku
satu kali saja, tak akan lebih
kita telah kehilangan banyak waktu
seperti sebongkah rindu lama tak tersentuh
aku mencintaimu, hanya sekali
dan tak akan lebih
mungkin aku bisa jatuh cinta lagi,
tapi tak akan kupateri sebagai cinta
utuh untukmu
cinta sejati yang aku janjikan, dulu
aku hanya mencintaimu, satu kali saja
tak akan lebih
dan bila satu hari cinta itu berubah
maka
aku pastikan,
tak akan ada lagi kesempatan kedua
karena aku hanya mencintaimu,
satu kali saja



pict by : AJP





hapus.....!!! done...!!!



kemarin malam saya terjaga dari tidur yang cuma 2 jam, saya pikir alarm saya sudah berbunyi, ternyata bukan...ini alarm dari dalam kepala saya yang sedang berbunyi....ahhh...ada apa ini, kenapa mesti tengah malam yang tanggung begini saya terbangun tiba-tiba. lalu saya menjadi sulit tidur, dan ini membawa saya kepada suatu pikiran. menimbang-nimbang, apakah ingatan akan semudah ini saya hapus lalu direlakan pada masa lalu? menjadi setapak yang telah saya lewati bersamamu, meski tak pernah sampai pada ujung jalan.

malam itu saya masih memikirkan.

terbit tanya ini, apakah saya harus terjebak dalam pikiran dan kenangan akan dirimu...akhirnya satu satu saya hapus sekian pesan hati yang sudah saya kumpulkan sejak pertama kali mengenalmu, saya tidak rela, tapi saya yakin, saya sedang tidak ragu.

hati saya sakit.

kadang ada rasa terbuang tak beralasan. saya dengan kalap menghapus segala pesan hati yang pernah tersampaikan, --hapus,hapus,hapus--. apakah lantas urusannya beres sampai disitu? tidak. anak kecil pun paham bahwa menghilangkan ingatan tak semudah menciptakannya.
ada yang menyapa, minum teh pagi-pagi bersama diserambi namun tidak pamit pulang. begitulah memori itu.
ketika pada saat yang sama setiap hari kita bertukar pesan, bertukar cerita, dan diakhiri dengan obrolan panjang setiap sore....bisakah semudah itu kemudian aku buang tiba-tiba ? engkaupun tahu, tak semudah itu...
juga ketika terlanjur bertukar sapaan.......panggilan terindah yang ingin aku simpan, menjadi sisa kenangan tentangmu...

malam ini, aku kembali terbangun...dan teringat akanmu, pada suatu pagi ketika kita bertukar sapa...

sejak itu...

***


to des'09 - juni'10

ket : story by request @ gazebo dalemBadran






maka menangislah...



***

satu hari disebuah acara hajatan, saya mendapati dua orang teman baik saya larut dalam tangisnya....yang pertama adalah tangisan teman saya yang empunya hajat saat putri pertamanya melakukan sungkeman sebelum upacara siraman menjelang hari bahagia pernikahannya. tangisan yang kedua adalah tangisan seorang teman yang hadir bersama saya yang sempat membuat saya bingung tentang sebab musabab menangisnya, hati kecil saya berkata ada yang tidak sinkron antara tangisan teman saya ini dengan suasana yang sedang terbangun saat itu....saya pikir tadinya, dia larut dalam rasa bahagia sang sohibul hajat...terhanyut mendengarkan gending yang dilantunkan pembawa acara mengiringi upacara sungkeman, kata2 dalam tembang itu memang cukup mengharubiru sehingga mampu membuat pendengarnya luluh dalam haru...

tak lama kemudian, teman saya menggamit lengan saya, mengajak saya agak menjauh dari arena siraman.....saya tahu, dia sedang ingin curhat...
lalu kami duduk menepi, kami duduk berdampingan, tangannya menggenggam erat tangan saya....lirih dibisikkannya cerita hatinya tentang bla-bla-bla....hujan air mata tak pelak mengalir deras mengiringi segala cerita hati yang dibagikannya untuk saya....saya matikata, tak tahu musti berkata apa....saya, tidak menafikkan cerita teman yang satu ini, saya
adalah satu dari sedikit orang yang tahu betul 'lelakon' hidupnya, saya adalah salah satu temannya kepada siapa dia menitipkan cerita hatinya selama ini.
saya terhanyut sedih, tapi barang tentu saya tidak bisa serta merta menangisi cerita hidupnya...kami sedang berada diwaktu dan tempat yang tidak tepat....
ahhh, andai saja dengan menangis kita bisa menyelesaikan segala persoalan, andai saja dengan menangis lantas semua menjadi tuntas...

namun saya sadar, dengan menangis kita bisa mengekspresikan isi hati kita...saat suka, saat bahagia, saat gundah, saat sedih yang memuncak....dan hati kita bisa serta merta merasa ringan setelah kita tumpahkan rasa hati kita lewat tangisan....begitukah ?
kepada teman saya, saya hanya mampu berbisik....' tangisilah, kemudian selesaikanlah...langkahmu akan lebih ringan setelah semua beban terangkat...', lalu kami berpelukan, kemudian saya bisikkan kembali kepadanya , ' pulanglah kerumah, habiskan tangismu malam ini, besok pagi aku datang, dan kita bicarakan semua yang membuatmu menangis...mungkin itu akan meringankan...'. sang teman menganggukan kepala, ' aku tunggu kamu besok, akan kutangisi semua malam ini hingga besok saat kita bicara semua menjadi lebih ringan...terima kasih untuk selalu mau mendengar tangisanku...'

teman saya bergegas berlalu, dari balik kaca mobil saya masih sempat melihatnya menyusut air mata dengan sehelai saputangan, namun senyumnya samar masih terlihat...dia belum putus asa....


***



tentang sesuatu yang manis...



Masih lekat dalam ingatanku, 23 tahun silam, ketika kita belajar saling mengenal, kau selipkan sebuah kartu puisi untukku...tentang cinta yang tengah kau siapkan untukku, tentang sebuah hati yang mulai kau buka buat aku, dan harapanmu untuk kita berjalan bersama suatu hari nanti. lalu roda waktu berjalan pasti...maju...menggelinding...mengikuti arah hidup yang terencanakan dan telah ditetapkan...satu dua peristiwa, bertambah tebal keyakinan bahwa kita memang ditakdirkan bersama...

ketika aku gamang pada definisi sebuah kata dari susunan lima huruf c.i.n.t.a...kau pun meyakinkan, bahwa jalan kita sudah benar...cinta kecil kitapun bertumbuh dan berbuah...
kembali aku temukan banyak hal manis dalam kehidupan kita ...
mawar segar yang mengering, lukisan rumah pedesaan, wangi melati yang kau simpan lama sejak malam pengantin kita...bukankah itu adalah kenangan manis kita bersama...?

aku tak pernah meragukan betapa indah bunga cinta yang kau tanam, seperti halnya aku tak pernah meragukan genggaman hangat jemarimu, pelukanmu yang mendamaikan hatiku, senyumanmu yang menyembuhkan lukaku....


dan hari ini, aku temukan kembali sisa-sisa hal manis yang pernah kau simpankan untukku...tidak..salahkan aku bila aku pernah menganggapmu sebagai sesuatu yang tawar...aku salah, sayang....maafkan aku...

bila ini sebuah keterlambatan, maafkan aku...berikan aku waktu untuk kembali menggulung ingatan atas kebaikan dan manisnya hari-hari yang pernah kita lewati bersama...

berharap masih ada cinta yang tersisa....
berharap kita masih bisa membangun kembali puing-puing yang telah porak poranda...
yakinkan aku, bahwa sebagaimana aku....kaupun masih mencintaiku...
seperti dulu, 23 tahun yang lalu...


sebuah kenangan bersamamu , suatu hari di bulan Juli 1988


pro : dheka, tentu...
semoga Tuhan mendengarkan doa itu






Selasa, 25 Januari 2011

belajar dari kesalahan




aku seperti diingatkan ..mengenai suatu hal yang seringkali membuatku lupa...ahhh, mungkin ini hanya dugaan atau kalau tak bisa dibilang secara 'abal-abal' ini dugaan konvensional...alias...ya nasib...yaaa nasiiib...ahihihi...
Jadi kadang saya terpikir bahwa pasti ada yang salah ketika merasa arah hidup kita tak seperti yang kita inginkan...ibarat mengemudi, nampaknya kita harus sering-sering eh berulang kali menggerakkan setir agar kembali ke lajur yang benar, supaya kembali lurus...supaya tak salah arah...

lhah, mengendalikan kemudi ini kadang terasanya gampang bener...padahal baru ketahuan susah kalau sudah salah arah...Tapi hidup ini bukan melulu berisi hal yang benar, baik dan sesuai apa yang kita inginkan dan kita mau....kadang kita terantuk batu, terjatuh, salah belok, salah membaca tanda, salah kamar ( haiyahhh), bahkan salah alamat...hahaha...*perumpamaan lebai*...
Yang pasti, saya merasa masih harus banyak belajar untuk melalui jalan hidup saya...saya belajar dari rasa sakit ketika saya pernah jatuh, saya belajar dari kesalahan yang pernah saya lakukan, saya belajar dari rasa bahagia yang pernah saya temukan...saya belajar dari banyak hal...dan saya bersyukur menjadi manusia biasa yang tak pernah sempurna, yang kadang salah...ahihihi....sehingga saya sadar bahwa saya harus dan wajib terus belajar, even dari kesalahan....bukankah dengan mengerti mana yang salah kita bisa mengambil arah yang lebih benar ...?

jangan serius-serius baca posting ini, kemaren ayam tetangga mati gara-gara lihat foto saya...* apa sih...., nggak nyambung begini...qiqiqi...*



****

pelukanmu pagi ini



pelukanmu pagi ini membuatku tersadar betapa ada cinta yang sederhana...cinta yang tak akan pernah berakhir, cinta yang tak akan membuatku bertanya-tanya, cinta yang selalu membuatku menunggu, cinta yang indah tapi tak pernah memabukkan...

pelukanmu pagi ini membuatku tersenyum, mengenangmu sepanjang sisa hari adalah kebahagiaan. membayangkan ketika malam datang dan aku kembali bergelung di dalam pelukanmu yang hangat..

pelukanmu pagi ini membuatku bernyanyi sepanjang hari, aneka lagu tentang kerinduan dan cinta sederhana yang selalu kau ajarkan...untuk selalu memberi tanpa berharap menerima, untuk selalu tanpa berharap pada jawab pertanyaan...cintakah kau padaku, kinasih ?
karena pelukanmu pagi ini sudah menjawab semuanya...
tanpa kau perlu bertanya, cintakah aku kepadamu...
pelukanmu pagi ini adalah pelukan sederhana walau kita tak pernah saling menyentuh...
pelukanmu setiap pagi adalah kala hatimu memeluk hatiku...


***

Senin, 24 Januari 2011

kehilangan






pagi ini aku telah kehilangan kata-kata
bahkan selaksa yang aku susun telah menguap entah kemana
aku mencarinya diantara tumpukan kata-kata
tapi tak lagi aku temukan
apakah aku juga akan kehilangan sumber kata-kata,
seperti aku telah kehilangan cintamu sekian tahun terakhir
aku aduk-aduk kenangan,
aku tanyakan kepada sang penyimpan
dan aku tak pernah temukan jawabannya
betapa tahun tahun telah melalap segala kenangan kita hingga berhenti pada titik nol
kenangan yang kita buat dan pertangggungjawabkan,
kenangan yang pernah membuat kita hidup
kenangan yang kini membuat kita mati hati
kata-kata dan kenangan,
itulah yang tengah aku cari saat ini
bantu aku
menemukannya


***

just dedicated for my : D

Just because you love someone doesn't mean you're supposed to be with them. And just because you're not with them doesn't mean you don't love them. :)

Sabtu, 22 Januari 2011

beningmu



ketika embun telah turun
aku cari dirimu pada sejuknya,
kudapati hanya beningmu
kinasih
kini yakinkan
hanya ada aku dan kamu
dalam bening embun menggantung dipucuk daun

cintai aku,
seperti aku mencintaimu



***

...you are the one and only special person that has EVER been able to make me smile with tears in my eyes. I love you more with every single breath I take




pict by AJP




Minggu, 16 Januari 2011

...lelah mengertimu...



tak ada yang lebih melelahkan selain kesalahapahaman
dan tak ada kebodohan selain membiarkan kesalahpahaman itu
jadi, plis sob...mari hentikan semua itu...
aku lelah

***




Sabtu, 15 Januari 2011

apakah kita sedang saling menunggu ?





kita terlalu lama membatu disini. duduk bersama disatu bangku, tapi saling diam. merasakan dingin sangat, tapi tak hendak berpelukan..terlalu lama saling diam tanpa jeda...sepertinya bukan lagi ide menarik untuk kita berdua...sementara mata kita gamang melihat keluar jendela, dimana orang-orang melangkah pergi dengan gtergesa, berebut mentari dan pantulan bintang dilangit malam.

apakah akan kita biarkan selembar kertas membelenggu hati kita ? bila malam dingin tak bisa lagi saling menghangatkan, bila siang terik tak berharap kesejukan. adakah yang lebih baik dari sepi panjang yang kita ciptakan, sayang ?

aku pikir, bahkan kita sudah saling lupa warna suara, birama apa yang kerap kita mainkan saat kita saling merindu dan mencinta dulu... bahasa rahasia yang hanya kita berdua saja yang tahu, tubuh yang saling mencinta kini saling melupa...dalam diam panjang, dalam hening tak berkesudahan.

suara-suara diluar sana mengajak kita bergegas...ayolah, jangan diam lagi...jangan biarkan tebakan-tebakan terlewat tanpa jawaban
begitu banyak waktu tersia hanya untuk diam dan menjelang jalan bersimpangan.
bukan itu yang kita mau dari dulu...kita hanya berbalut ego dan kejumawaan hati. betapa hati kita mendamba cinta dulu...cinta kita yang dulu

***

saling memberikan ruang dan waktu, semoga masih ada cukup waktu tersisa untuk kita berdua, dhe
karena aku yakin, dari sudut hatimu masih senantiasa kau simpan cinta itu untukku
apakah kita sedang saling menunggu, dhe
aku tak sabar lagi untuk mengucap kepadamu,
I love U, dhe

OK, Lord I can't do this anymore on my own. Please help me...!!!


just for : my D

Jumat, 14 Januari 2011

aku, dan dirimu...



mula mula aku tak sanggup untuk bicara tentang rasa ini. tapi aku percaya, Tuhan akan mendengar meskipun aku tak pernah bicara. ketika satu hari aku meminang rembulan, saat itulah aku menikahi malam...ketika aku menjatuhkan cintaku kepada senja yang jingga, saat itulah aku menyerahkan kepingan hatiku kepadamu. meski hanya kotakata saksi hati kita, tapi aku yakin inilah yang bisa aku lakukan...mencintaimu, sejauh aku bisa mencintaimu.

berkali kita sadari, bahwa ini adalah kesalahan terbaik yang pernah kita lakukan. ujian terberat dan terindah yang pernah kita lewati...kebersatuan menjadi begitu nisbi, seperti lampus dalam bayangan mentari jingga yang terjebak dalam kotakkata kita...

aku, dirimu, kesadaran dan rasa cinta yang tak pernah bisa dikerangkakan...
aku, dirimu, hanya bisa berjanji untuk saling menjaga dan menghargai...
aku, dirimu, adalah dua hati yang saling memeluk tapi tak mungkin bersentuh...
aku, dan dirimu...
aku kehabisan kata
maka, titipkan segala asa kepada kotakkata dan hati kita



***

untuk : lelaki kecil dan gadis kecil berkuncir dua...

Sometimes, when I talk to you, I forget to breath.



Kamis, 13 Januari 2011

pesan rindu untukmu





tak ada yang bisa menahanku untuk tidak merindumu
setelah tiga hari tanpa swara dan kabarmu
cinta kecilku,
apa yang sedang terjadi dinegeri jauh ?
barikan aku jawabmu...

tak rindukah engkau padaku ?



****


Ps: kabari aku setelah kau baca pesanku ini, please...



Minggu, 09 Januari 2011

aku adalah perempuan yang sangat engkau sayangi




sepotong percakapan itu menyadarkan aku bahwa masih ada kamu, disana...yang menyimpan sebentuk cinta untukku
sepotong percakapan yang tak pernah aku duga darimana berawal dan akan kemana arahnya. aku hanya sedikit gamang ketika mendengar pengakuan tiba-tiba itu. sepertinya ini bukan fatamorgana. bukan sekedar basa basi

aku menghargaimu, seperti kamu menghargaiku. menghargai segala bentuk pilihan hidup kita. meski akhirnya kita tak pernah bersama, tapi aku tahu ada sebentuk hatimu yang kau simpan rapat untuk aku.

terima kasih untuk kalimatmu senja itu,
aku adalah perempuan yang sangat engkau sayangi
aku tak perlu merasa tersanjung,
karena engkau telah berhasil meyakinkanku

tebak, apa yang tengah aku rasakan
aku sayang padamu,
sejak itu sampai detik kau membaca ini
sungguh

***

jarak




tiba tiba tersadar
dan teringat kembali akanmu
yang tak pernah menggenapkan cinta
kau begitu jauh,
tapi terasa dekat
tak berjarak
tapi tak tersentuh
hanya suara dan asamu yang ada
membuat aku percaya
bahwa cinta kecil kita,
memang benar ada

aku rindu

***

untukmu yang sedang di negeri jauh

Senin, 03 Januari 2011

tak ingin kehilanganmu (lagi)



pagi tadi aku menemukan kalimat ini dari sebuah artikel yang aku baca, " They say that you never know what you have until you lose it. This is not true, you know what you have; losing it is what makes you appreciate it..." lalu aku merasa sakit, sedikit nyeri didada kiriku...seperti membicarakan aku, lalu tentang engkau...

penyesalan tiba-tiba terasa mendarah daging pada diriku, bukan...bukan tenang apa yang telah terjadi dengan kita, tapi tentang segalanya...segalanya... kau mengerti ?
aku merasa sama dengan lelaki diluar sana, aku seperti pecundang, yang tak pernah sanggup berkata jujur, bahwa aku menyukaimu.....baca yang jelas ya, aku sungguh mencintaimu...sejak itu.
jangan pernah salahkan siapapun, juga keadaan waktu itu, ketika aku menjadi lelaki berhati kerdil dihadapanmu...aku...takut...
aku sedang tidak bicara tentang kita, tapi seluruhnya, karena apa yang terjadi dengan kita hanya sebagian kecil saja dari permulaan,dan ternyata sekaligus adalah awal dari kesalahan.
tidak harus berakhir seperti itu bukan? aku berpikir harusnya ada banyak pilihan akhir yang lebih baik yang bisa membawa kebaikan pula nantinya, tapi lagi-lagi, kesalahan yang datang dariku itu membutakan segala kebaikan. kemudian di sinilah aku, menyesali, hidup dengan segala resah terpendam dan tak mampu lagi menikmati malam-malam tanpa mimpi buruk .

aaarrrgghhh........

kini malam-malamku berteman ketakutan, ketakutan akan bayanganmu yang menjelma bak malaikat yang memandangku sejuk tapi dari bola mata itu terpancar pertanyaan, ' mengapa dulu tak kau sampaikan rasa itu kepadaku ? '...tiba-tiba, malam-malam ku menjelma menjadi ketakutan bertemu pagi, berhadapan dengan rasa bersalah dan penyesalan yang menyesakkan dada...kalaupun bayangmu hadir, aku tak mungkin lagi bisa menyapamu, hanya melihatmu melambaikan tangan tanpa bisa membalasnya...aku takut dadaku sesak dan meledak menguarkan rangkaian huruf , " aku masih sangat mencintaimu, Revy...".

sejenak aku tepekur dalam hening dan diam, aku segera membasuh hatiku dengan senyum yang pernah kau kirimkan hari itu...mendadak aku merasa kuat , dan berjanji...aku tak ingin kehilanganmu lagi untuk kedua kalinya...

tunggu aku malam ini di dalam mimpimu, Revy...


just for my Revy.
When I said I Love You, I meant it and I would never take it back. You are my everything and I never want to lose you.

***

pict by : AJP


***

Special thanks untuk YR, yang sudah berbagi dan menginspirasi tulisan ini.
terima kasih untuk sudah mempercayakan cerita ini kepada saya,
terima kasih untuk boleh berbagi dengan sahabat2 SL semua
terima kasih untuk amanah yang dititipkan
semoga saya bisa menjaga rahasia ini
Insya Allah

Minggu, 02 Januari 2011

saya pasti akan menjadi juaranya...


siang ini saya buka situs You Tube dan mencari-cari lagu yang enak didengar sembari blogwalking...anak2 dan Bapaknya berbaring leyeh-leyeh dikasur tatami didepan meja tempat saya 'berpelukan' dengan netbook saya...ehhhmm....siang yang sejuk, tak seperti biasanya yang agak terik dan gerah... alhamdulillah, masih ada kesempatan menikmati ini bersama orang-orang tercinta...

lalu saya mendengarkan satu buah lagu yang menurut saya melodinya enak banget didengarkan...dan saya menyukainya...maka saya nikmati lagu ini berulang-ulang, sampai lebih dari tiga kali...liriknya begitu indah, begitu kena dan...saya banget...hikz...

DEE, terima kasih lagunya ya....

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku juga
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri

Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri
Cintaku yang sejati

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi
Karna tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu Aku kan jadi juaranya


...saya berjanji, saya pasti akan menjadi juaranya :))


ctt:. Malaikat Juga Tahu , by Dewi Lestari

***



Do U sometimes ask why you always have to learn everything the hard way? Because the hard way is the only way you ever learn...


membatu





aku berbisik,
aku mencintaimu
aku yang berharap
dan engkau membisu
ternyata
aku mencintai batu

maka
jangan pernah salahkan aku
yang kini
membatu

it's just enough

***

FYI, I changed the locks, your key to my heart doesn't work anymore
hi..hi..hi...


ctt:
cerita tentang dua hati yang sudah 'cukup' membatu, tengah menunggu tetesan air yang mungkin akan sedikit melunakkannya. Mungkinkah ?

just for : D & A


sekarang, silakan pergi




suatu senja ketika kehilangan jingga,
begitulah hatiku semenjak kepergianmu

sesaat luluh
lalu kembali tegak
aku bergeming

tak lagi peduli

aku ikatkan dendam

seperti telah kau bakar hatiku

habis


tapi aku janji,

kini tidak lagi


kenangan yang tertinggal akan kusimpan,
rapat

agar hanya aku dan senja jingga yang tahu

tak juga dirimu


biarkan aku membatu,


sekarang,

silakan pergi


***

don't throw away the one person who will love and stand behind you 100% just because you have been hurt in the past.
once they're gone, they might not return!

***

just for my very bestfriend, ER
aku tahu kesabaran itu masih menjadi milikmu
semoga, sist...

Sabtu, 01 Januari 2011

jejak hari bersamamu....



kulihat jejak hari ,
melihatmu ada tertinggal dalam kenanganku
aku tak menyesal
telah bertemu denganmu
karena aku percaya,
Dia maha pengatur
disimpulkannya dengan manis
apa yang harus tersimpul
ditunjukkannya dengan manis,
apa yang harus kita jalani
seperti hari ini,
ketika aku bersyukur
masih ada engkau,
bersamaku
selalu...

terima kasih
cinta kecilku


***



true love always will wait...
coz U are my little one...:))


pict by: AJP